JAKARTA, DISKOMINFO – Pemerintah Kabupaten Gorontalo mengajukan usulan anggaran sebesar Rp234 miliar ke pemerintah pusat untuk mempercepat peningkatan layanan kesehatan daerah.
Usulan tersebut disampaikan langsung Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi bersama Wakil Bupati Tonny S. Junus saat audiensi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, di Gedung Adhyatma, Jakarta, Rabu (22/04/2026).
Di hadapan Menkes, Bupati Sofyan memaparkan kondisi layanan kesehatan di Kabupaten Gorontalo yang masih butuh dukungan, utamanya terkait keterbatasan sarana prasarana, dan alat kesehatan.
“Ini bukan sekadar usulan, tetapi kebutuhan riil di lapangan. Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang layak dan merata,” ujarnya.
Adapun total anggaran yang diajukan mencapai Rp234.463.025.294, dengan rincian; rehabilitasi bangunan Puskesmas diusulkan sekitar Rp59,6 miliar, mencakup pengadaan mobil ambulans, dan penguatan layanan di wilayah terpencil.
Sementara, RSUD M.M. Dunda Limboto diusulkan sekitar Rp78,05 miliar untuk pembangunan lanjutan gedung rawat inap serta pengadaan alat kesehatan. Sedangkan untuk RSUD Boliyohuto, diusulkan sekitar Rp96,7 miliar untuk pemenuhan standar layanan, termasuk mendukung penerapan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS).
Wakil Bupati Tonny S. Junus juga menambahkan, kondisi fasilitas kesehatan saat ini masih perlu perhatian serius. Ia menyebut capaian rata-rata ASPAK di daerah baru berada di angka 37,11 persen.
“Kondisi ini menunjukkan masih adanya kesenjangan layanan, terutama di wilayah terpencil. Dukungan pemerintah pusat sangat dibutuhkan untuk percepatan perbaikan,” jelasnya.
Walhasil, pihak Kementerian Kesehatan pun menyambut baik usulan tersebut. Atas usulan tersebut akan dilakukan verifikasi lebih lanjut, termasuk kemungkinan pendanaan melalui skema Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang kesehatan.
(Tim Redaksi)