UMKM

Pesona Gorontalo Ditutup Meriah, Kolaborasi BI dan Pemda Dorong UMKM Naik Kelas

Pemerintah Kabupaten Gorontalo dan Pemerintah Provinsi Gorontalo memberikan apresiasi atas kontribusi aktif Bank Indonesia dalam mendukung suksesnya penyelenggaraan PENAS KTNA XVII.
Gorontalokab - Selasa, 23 Juni 2026, 08:28 WITA
Liputan: Riri Lihawa Editor: Zulkifli Mile
Pesona Gorontalo Ditutup Meriah, Kolaborasi BI dan Pemda Dorong UMKM Naik Kelas

LIMBOTO, DISKOMINFO -Penampilan musisi religi Opick menjadi puncak kemeriahan sekaligus penutup rangkaian kegiatan Pesona (Pekan Ekonomi Syariah Gorontalo) yang digelar Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Gorontalo dalam rangka mendukung suksesnya Pekan Nasional (PENAS) KTNA XVII Tahun 2026 di Kabupaten Gorontalo, Senin (22/6/2026).

Melalui berbagai kegiatan ekonomi syariah, promosi produk lokal, serta pemberdayaan pelaku usaha, Pesona menjadi salah satu agenda pendukung yang turut menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat selama pelaksanaan PENAS KTNA XVII.

Kegiatan yang diinisiasi Bank Indonesia tersebut tidak hanya menghadirkan hiburan dan edukasi kepada masyarakat, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan penjualan produk UMKM dan perluasan akses pasar bagi pelaku usaha lokal.

Pemerintah Kabupaten Gorontalo dan Pemerintah Provinsi Gorontalo pun memberikan apresiasi atas kontribusi aktif Bank Indonesia dalam mendukung suksesnya penyelenggaraan PENAS KTNA XVII.

Apresiasi Pemerintah Kabupaten Gorontalo disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur, yang hadir mewakili Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi.

Dalam sambutannya, Sugondo menyampaikan permohonan maaf karena Bupati Gorontalo tidak dapat hadir secara langsung lantaran mengikuti rapat bersama Gubernur Gorontalo dalam rangka persiapan kunjungan Presiden RI pada puncak pelaksanaan PENAS KTNA XVII.

"Bapak Bupati sedang mengikuti rapat bersama Bapak Gubernur dalam rangka persiapan menyambut kedatangan Presiden RI yang dijadwalkan akan menutup secara resmi penyelenggaraan PENAS XVII," ujar Sugondo.

Ia menyampaikan terima kasih kepada Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Gorontalo yang telah menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan Bank Indonesia telah menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat selama pelaksanaan PENAS KTNA XVII.

"Kami pemerintah daerah siap berkolaborasi bersama Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Gorontalo. UMKM maju, UMKM hebat, itulah UMKM Kabupaten Gorontalo," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo, Bambang Satya Permana, mengatakan pelaksanaan Pesona merupakan bagian dari komitmen Bank Indonesia dalam mendukung kesuksesan PENAS KTNA XVII sekaligus memperkuat pengembangan ekonomi daerah.

Ia menegaskan Bank Indonesia akan terus mendorong penguatan kapasitas usaha, peningkatan akses pasar, serta pengembangan ekonomi syariah sebagai bagian dari strategi pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, mengapresiasi capaian yang berhasil diraih selama pelaksanaan Pesona.

Berdasarkan data yang dihimpun panitia, kegiatan tersebut berhasil meningkatkan omzet penjualan produk UMKM hingga 40 persen dibandingkan pelaksanaan tahun sebelumnya.

"Ini menunjukkan bahwa pelaku UMKM kita semakin berkembang dan naik kelas. Banyak kreativitas dan inovasi yang telah ditunjukkan oleh para pelaku UMKM saat ini. Karena itu, saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi," ungkap Idah.

Pemerintah daerah berharap kolaborasi antara Bank Indonesia, pemerintah, dan pelaku usaha dapat terus diperkuat sehingga manfaat ekonomi yang dirasakan selama PENAS KTNA XVII dapat berlanjut dan mendorong lahirnya UMKM yang semakin tangguh, inovatif, dan berdaya saing.

(Tim Redaksi)

Beranda Berita Dokumen Layanan Info
Aksesibilitas
Besar
Jumbo
Abu-abu
Kontras