UMKM

Bupati Sofyan Puhi Paparkan Kesiapan PENAS 2026 Melalui Siaran TV Lokal

Bupati Gorontalo memaparkan progres kesiapan PENAS 2026, mulai dari homestay, gelar teknologi, hingga penyiapan booth UMKM lokal.
Gorontalokab - Minggu, 26 April 2026, 01:41 WITA
Liputan: MYT Editor: Zulkifli Mile
Bupati Sofyan Puhi Paparkan Kesiapan PENAS 2026 Melalui Siaran TV Lokal

LIMBOTO – Selaku tuan rumah pelaksanaan Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (PENAS KTNA) 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Juni mendatang, Pemerintah Kabupaten Gorontalo terus berupaya memaksimalkan kesiapan sarana yang dibutuhkan.

Hal tersebut dipaparkan langsung oleh Bupati Gorontalo Sofyan Puhi yang didampingi Kepala Dinas Pertanian Darwan Usman melalui sebuah acara yang disiarkan salah satu stasiun televisi lokal.

Bupati menyampaikan bahwa berbagai aspek persiapan terus dipastikan berjalan optimal, termasuk kesiapan homestay bagi peserta.

“Hari ini kita sudah melakukan verifikasi rumah-rumah yang akan dijadikan homestay, sekaligus memastikan kesiapan fasilitasnya,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah daerah juga tengah merampungkan area gelar teknologi yang mengalami penambahan luas dari sebelumnya 7,5 hektare menjadi 8,5 hektare.

“Penambahan area ini sudah diselesaikan dan siap digunakan untuk mendukung kegiatan gelar teknologi,” jelasnya.

Pada sektor pameran, Bupati mengungkapkan bahwa penyiapan area Expo KTNA juga terus dimatangkan, termasuk penyediaan booth bagi peserta, baik dari dalam maupun luar daerah.

Ia menyebutkan, kebutuhan booth yang difasilitasi oleh Bank Indonesia diperkirakan cukup besar, sehingga pemerintah daerah akan melakukan kolaborasi untuk menambah jumlah booth yang tersedia.

“Kita akan menambah booth resmi karena kebutuhan cukup banyak, terutama peserta dari luar daerah yang akan menampilkan ciri khas masing-masing,” ungkapnya.

Di sisi lain, pemerintah daerah juga menyiapkan booth umum khusus bagi pelaku UMKM lokal agar dapat berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

“Kita utamakan UMKM lokal, dan proses pendaftarannya melalui panitia kabupaten yang nantinya akan dikoordinasikan bersama Bank Indonesia,” tambahnya.

Bupati juga mengimbau para pelaku UMKM untuk menonjolkan produk khas Gorontalo, khususnya kuliner tradisional, sebagai daya tarik bagi para tamu yang hadir.

“Produk seperti pisang goreng, kopi Gorontalo, dan makanan khas lainnya harus ditampilkan sebagai identitas daerah,” tandasnya.

Melalui berbagai persiapan tersebut, Pemerintah Kabupaten Gorontalo optimistis pelaksanaan PENAS 2026 dapat berjalan sukses dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat.

(Tim Redaksi)

Beranda Berita Dokumen Layanan Info
Aksesibilitas
Besar
Jumbo
Abu-abu
Kontras