UMKM

PENAS 2026 Datangkan Ribuan Peserta, Pemkab Bidik Dampak Ekonomi ke Warga

Ajang PENAS KTNA XVII di Gorontalo diproyeksikan dihadiri hingga 20 ribu peserta. Pemkab menyiapkan ribuan homestay dan mendorong UMKM agar dampak ekonomi langsung dirasakan masyarakat.
Gorontalokab - Minggu, 19 April 2026, 18:08 WITA
Liputan: Irfan Mohamad Editor: Zulkifli Mile
PENAS 2026 Datangkan Ribuan Peserta, Pemkab Bidik Dampak Ekonomi ke Warga

LIMBOTO, DISKOMINFO – Pemerintah Kabupaten Gorontalo menargetkan agenda Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (PENAS KTNA) ke-XVII tahun 2026 memberi dampak langsung terhadap ekonomi masyarakat.

Event nasional yang dijadwalkan berlangsung 20–25 Juni 2026 tersebut diperkirakan akan diikuti 15 hingga 20 ribu peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Info resmi dari KTNA, hingga saat kini, sedikitnya 32 daerah telah mendaftar, namun jumlah tersebut masih menunggu verifikasi akhir.

Lonjakan peserta diprediksi akan mendorong aktivitas ekonomi di berbagai sektor, mulai dari penginapan, kuliner, transportasi hingga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Sekitar 6.000 rumah warga telah disiapkan sebagai homestay yang tersebar di sejumlah kecamatan seperti Limboto, Limboto Barat, Telaga, Telaga Biru, dan Telaga Jaya. Skema ini diharapkan dapat memberikan tambahan pendapatan langsung bagi masyarakat.

“Ini peluang ekonomi bagi warga. Kehadiran peserta akan berdampak pada banyak sektor, termasuk usaha kecil,” ujar Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi.

Selain itu, pelaku UMKM juga didorong untuk memanfaatkan momentum ini dengan menampilkan produk unggulan daerah, baik kuliner maupun kerajinan.

Di sisi infrastruktur, pemerintah daerah terus melakukan pembenahan. Salah satunya melalui revitalisasi Menara Pakaya. Proyek ini didukung anggaran sekitar Rp7,8 miliar melalui kolaborasi dengan pihak Danantara, dengan target tahap awal rampung sebelum pelaksanaan kegiatan.

Bupati Sofyan menekankan bahwa kesiapan masyarakat menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan kegiatan tersebut.

“Kita harapkan masyarakat bisa terlibat aktif, menjaga pelayanan dan keramahan, sehingga tamu yang datang mendapatkan kesan baik,” tegasnya.

Melalui persiapan tersebut, PENAS KTNA 2026 tidak hanya diharapkan sukses sebagai agenda nasional, tetapi juga memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat Gorontalo.

Beranda Berita Dokumen Layanan Info
Aksesibilitas
Besar
Jumbo
Abu-abu
Kontras