UMKM

Rumuskan Program 2026, Sekda Sugondo Makmur Perkuat Inklusi Keuangan di HLM TPAKD

Sekretaris Daerah Sugondo Makmur menghadiri High Level Meeting (HLM) TPAKD se-Provinsi Gorontalo untuk menyusun strategi perluasan akses perbankan bagi UMKM dan peningkatan literasi keuangan masyarakat desa.
Gorontalokab - Kamis, 12 Maret 2026, 15:14 WITA
Liputan: Novi Editor: Zulkifli Mile
Rumuskan Program 2026, Sekda Sugondo Makmur Perkuat Inklusi Keuangan di HLM TPAKD

GORONTALO, DISKOMINFO – Pemerintah Kabupaten Gorontalo berkomitmen memperluas akses layanan keuangan formal bagi masyarakat sebagai motor penggerak ekonomi daerah. Hal ini menjadi bahasan utama dalam High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) se-Provinsi Gorontalo yang digelar di Ruang Dulohupa, Kantor Gubernur Gorontalo, Kamis (12/3/2026).

Agenda utama HLM itu  adalah merumuskan program kerja TPAKD Tahun 2026 yang lebih tepat sasaran, terutama dalam menyentuh sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta masyarakat di wilayah perdesaan.

"Kami terus mendukung program yang mendorong peningkatan inklusi keuangan. Akses terhadap lembaga keuangan formal bukan hanya soal simpan pinjam, tapi tentang bagaimana masyarakat memiliki alat untuk mandiri secara ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan mereka," ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur, usai pertemuan.

Dalam diskusi tersebut, dibahas berbagai strategi penguatan literasi keuangan guna melindungi masyarakat dari jeratan investasi ilegal maupun pinjaman daring yang tidak resmi. Pemerintah Kabupaten Gorontalo fokus pada pemberdayaan ekonomi melalui kemudahan akses permodalan yang terintegrasi dengan pembinaan perangkat daerah terkait.

Kegiatan ini menjadi wadah penguatan sinergi antara pemerintah kabupaten/kota, otoritas jasa keuangan, dan pimpinan lembaga perbankan se-Provinsi Gorontalo. Harapannya, program kerja yang disusun untuk tahun 2026 mampu menciptakan ekosistem keuangan yang inklusif dan berkelanjutan di seluruh wilayah Gorontalo.

"Sinergi lintas sektoral adalah kunci. Dengan akses keuangan yang lebih terbuka, pelaku usaha di daerah akan lebih kompetitif dan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Gorontalo dapat berjalan lebih inklusif," tambah Sugondo.

Beranda Berita Dokumen Layanan Info
Aksesibilitas
Besar
Jumbo
Abu-abu
Kontras