LIMBOTO - Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur, pada Rabu, 19 November, membuka rapat pemutakhiran data jabatan melalui aplikasi Analisis Jabatan SIMONA Kemendagri. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Dulohupa, Kantor Bupati Gorontalo.
dihadiri para kasubag kepegawaian dan operator dari seluruh organisasi perangkat daerah, dalam rangka penyusunan kebutuhan jabatan fungsional di lingkungan pemerintah daerah.
Dalam arahannya, Sugondo menegaskan pentingnya akurasi data yang diinput ke dalam aplikasi SIMONA. Menurut dia, data tersebut terus dipantau Kementerian Dalam Negeri sehingga pemutakhiran mesti dilakukan dengan cermat dan sesuai kebutuhan masing-masing OPD.
Ia mengingatkan bahwa kesalahan input dapat berpengaruh langsung pada perencanaan kebutuhan ASN di daerah.
Sugondo juga menyoroti bahwa potret kepegawaian daerah sepenuhnya ditentukan oleh analisis jabatan. Karena itu, proses perpindahan jabatan tak boleh lagi dilakukan secara serampangan.
Semua mutasi dan penyesuaian harus mengacu pada hasil Anjab serta data terbaru yang masuk dalam sistem SIMONA. Langkah itu, kata dia, menjadi kunci terciptanya tata kelola kepegawaian yang lebih transparan dan terukur.
Lebih jauh, ia mengungkapkan sejumlah tantangan dalam pemenuhan jabatan fungsional di Kabupaten Gorontalo, mulai dari tunjangan fungsional yang belum disesuaikan, proses kenaikan pangkat yang masih tarik-menarik, hingga usulan formasi yang belum disetujui Kemenpan RB. Kondisi tersebut menurutnya perlu segera ditangani.
“Ini harus menjadi perhatian utama agar para pejabat fungsional mendapat kepastian,” tandasnya.
Liputan: Febby