PULUBALA, DISKOMINFO – "Pasar murah ini sangat membantu kami, karena saat ini harga kebutuhan pokok melonjak naik terus," ungkap Nurhayati Ntau (28), salah seorang warga yang ikut mengantre paket sembako di Aula Kantor Desa Tridarma, Kecamatan Pulubala, Kamis (05/03/2026). Nurhayati mewakili ratusan warga lainnya yang memadati lokasi Pasar Murah Bersubsidi (PARAS ST) demi mendapatkan bahan pangan dengan harga miring.
Warga Pulubala yang biasanya harus merogoh kocek sebesar Rp134.500 untuk membeli beras premium 5 kg, minyak goreng 1 liter, cabai 0,2 kg, dan bawang merah 0,5 kg, kini cukup membayar Rp60.000 per paket. Selisih harga yang signifikan ini merupakan hasil subsidi langsung dari Pemerintah Kabupaten Gorontalo.
Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, yang meninjau langsung proses penyaluran menjelaskan bahwa pemerintah memberikan subsidi sebesar 55,39 persen per paket. Hal ini dilakukan sebagai upaya konkret menjaga stabilitas harga dan menekan laju inflasi daerah selama Ramadan 1447 H.
"Pulubala adalah titik ke-14. Kami menyediakan 1.000 paket untuk setiap kecamatan dari total 19.000 paket yang dialokasikan di seluruh wilayah kabupaten. Kami ingin memastikan kehadiran pemerintah dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan," ujar Bupati Sofyan.
Selain penyaluran sembako, warga juga memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang disediakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo di lokasi yang sama. Bupati berharap masyarakat menggunakan bahan pangan tersebut dengan bijak untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga selama berpuasa.
Turut mendampingi Bupati dalam agenda tersebut, Anggota DPRD Wisnu Nusi, Ketua TP-PKK Ny. Maryam Sofyan Puhi, Sekdis Perindag Sri Nur Maymun Laya, serta Camat Pulubala Ikram Hurudji. Kesuksesan kegiatan di titik ke-14 ini memperkuat komitmen pemerintah daerah untuk menuntaskan program PARAS ST di seluruh kecamatan yang tersisa.