UMKM

Gandeng Kejari, Bupati Sofyan Puhi Intervensi Harga Pangan Melalui Subsidi 55 Persen

Pemerintah Kabupaten Gorontalo berkolaborasi dengan Kejaksaan Negeri menggelar Pasar Murah Bersubsidi (PARAS ST) untuk menekan inflasi jelang Idulfitri. Dengan subsidi mencapai 55,39 persen, sebanyak 19.000 paket pangan disalurkan secara maraton di 19 kecamatan guna menjaga daya beli masyarakat.
Gorontalokab - Selasa, 03 Maret 2026, 19:23 WITA
Liputan: Irfan Mohamad Editor: Zulkifli Mile
Gandeng Kejari, Bupati Sofyan Puhi Intervensi Harga Pangan Melalui Subsidi 55 Persen

LIMBOTO, DISKOMINFO – Pemerintah Kabupaten Gorontalo memperkuat sinergi lintas instansi dalam menjaga stabilitas harga pangan melalui pelaksanaan Program Pasar Murah Bersubsidi (PARAS ST).

Menariknya, kegiatan ini dilaksanakan secara kolaboratif di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Gorontalo, Selasa (03/03/2026).

Bupati Gorontalo Sofyan Puhi menyebut, kolaborasi bersama unsur Forkopimda, termasuk Kejaksaan Negeri, merupakan langkah strategis untuk memastikan distribusi pangan tepat sasaran dan transparan. Menurutnya, stabilitas harga adalah bentuk perlindungan sosial yang harus dijamin oleh negara.

Selain itu, untuk memperkuat rantai pasok, Pemkab Gorontalo juga menggandeng mitra ritel nasional seperti Alfamart dan Indomaret, serta pelaku usaha sektor gula, perikanan, dan peternakan.

Program ini ditargetkan bisa menyentuh 19 kecamatan dengan total alokasi 19.000 paket bersubsidi. Komoditas yang disediakan mencakup bahan pokok vital seperti beras, bawang merah, cabai rawit, dan minyak goreng.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gorontalo, Viktor Asiku, melaporkan bahwa PARAS ST merupakan instrumen intervensi pasar untuk mengendalikan inflasi daerah, terutama saat lonjakan permintaan di bulan Ramadhan.

Dalam program ini, setiap paket komoditas yang disediakan kepada masyarakat diberi subsidi lebih dari 50%, dimana secara normal harga bahan pokok yang biasa berharga Rp134.500, namun di PARAS ST disediakan dengan harga murah, yakni seharga Rp60.000.

"Pemerintah memberikan subsidi sebesar Rp74.500 per paket atau setara 55,39 persen dari harga pasar. Ini adalah keberpihakan fiskal pemerintah daerah untuk memastikan masyarakat rentan tetap memiliki daya beli yang kuat," lapor Viktor di hadapan Bupati Sofyan Puhi dan Wakil Bupati Tonny S. Junus.

Disamping itu, Bupati Sofyan juga tampak mengapresiasi dukungan DPRD Kabupaten Gorontalo dalam penganggaran program tersebut. Karenanya sinergi antara eksekutif, legislatif, dan yudikatif diharapkan menjadi fondasi kuat dalam menjaga kondusifitas ekonomi masyarakat Gorontalo hingga Idul fitri mendatang.

Beranda Berita Dokumen Layanan Info
Aksesibilitas
Besar
Jumbo
Abu-abu
Kontras