UMKM

Safari Ramadhan di Tabongo, Sekda Sugondo Instruksikan Sanksi Tegas bagi Pangkalan Elpiji "Nakal"

Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo Sugondo Makmur memimpin Safari Ramadhan di Desa Limehe Barat. Selain menyalurkan insentif pemangku adat, Sekda mengeluarkan instruksi keras untuk mencabut izin pangkalan elpiji yang bermain di tengah kelangkaan stok saat bulan puasa.
Gorontalokab - Selasa, 24 Februari 2026, 10:39 WITA
Liputan: Febby Editor: Zulkifli Mile
Safari Ramadhan di Tabongo, Sekda Sugondo Instruksikan Sanksi Tegas bagi Pangkalan Elpiji "Nakal"

LIMBOTO, DISKOMINFO - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur, memimpin tim Pemerintah Daerah dalam agenda Tarawih Keliling dan Silaturahmi Ramadhan di Masjid Al Muhajirin, Desa Limehe Barat, Kecamatan Tabongo, Senin (23/02/2026). Selain agenda religi, pertemuan ini menjadi wadah respons cepat pemerintah terhadap krisis bahan bakar gas yang dikeluhkan warga.

Mengawali sambutannya, Sugondo mengajak seluruh jamaah untuk memperkuat rasa syukur atas kesempatan menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Ia menekankan bahwa kehadiran pemerintah di tengah masyarakat bertujuan untuk menjalin kedekatan emosional sekaligus memastikan kondisi sosial di tingkat desa tetap kondusif.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap pelestari kearifan lokal, Sekda Sugondo menyerahkan secara simbolis voucher insentif kepada para pemangku adat di wilayah setempat. Pemberian insentif ini merupakan komitmen rutin Pemkab Gorontalo dalam menghargai peran tokoh adat sebagai penjaga pilar budaya daerah.

Namun begitu, Sekda juga menyampaikan instruksi langsung dari Bupati Gorontalo terkait kelangkaan gas elpiji 3 kilogram di tingkat masyarakat. Menanggapi laporan warga yang mulai kesulitan mendapatkan bahan bakar gas, Sugondo memerintahkan jajaran pemerintah kecamatan untuk segera melakukan inspeksi mendadak ke lapangan.

“Bapak Bupati memberikan pesan tegas yang harus segera ditindaklanjuti. Saat ini masyarakat sangat butuh gas elpiji, sementara laporan kelangkaan mulai masuk. Saya minta Camat segera turun tangan,” tegas Sugondo.

Ia juga memberikan peringatan keras kepada pihak pangkalan yang sengaja melakukan penimbunan atau menjual di atas harga yang ditetapkan. Langkah administratif hingga penutupan usaha disiapkan bagi mereka yang kedapatan mempermainkan stok gas di bulan suci.

"Untuk pangkalan-pangkalan yang 'nakal', segera beri catatan dan tindak lanjuti. Jika terbukti melanggar, jangan ragu untuk mengusulkan pencabutan izin operasionalnya," pungkasnya.

Agenda Tarawih Keliling ini juga dihadiri oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Gorontalo, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Camat Tabongo, serta jajaran staf Bagian Kesra Setda. Kehadiran tim lintas sektor ini diharapkan dapat memetakan permasalahan lain di masyarakat selain isu energi.

Melalui langkah tegas ini, Pemkab Gorontalo ingin memastikan bahwa kekhusyukan ibadah masyarakat selama Ramadhan tidak terganggu oleh persoalan teknis di lapangan, terutama menyangkut kebutuhan pokok rumah tangga.

Beranda Berita Dokumen Layanan Info
Aksesibilitas
Besar
Jumbo
Abu-abu
Kontras