UMKM

Hadir di Rakorwil P2DD, Sekda Sugondo Tekankan Digitalisasi Keuangan untuk Efisiensi PAD

Sekda Kabupaten Gorontalo Sugondo Makmur mengikuti Rakorwil Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) 2026 guna memperkuat implementasi transaksi elektronik dan transparansi tata kelola keuangan di wilayah timur Indonesia.
Gorontalokab - Kamis, 12 Februari 2026, 19:30 WITA
Liputan: Novi Editor: Zulkifli Mile
Hadir di Rakorwil P2DD, Sekda Sugondo Tekankan Digitalisasi Keuangan untuk Efisiensi PAD

KOTA GORONTALO, DISKOMINFO – Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur, menghadiri Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) 2026 Wilayah Timur, Kamis (12/2/2026).

Pertemuan strategis yang berlangsung di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo tersebut berfokus pada penguatan ekosistem digital dalam tata kelola keuangan pemerintah daerah.

Dalam kegiatan ini, Sekda Sugondo didampingi oleh Kepala Badan Keuangan, Kepala Badan Pendapatan Daerah, serta Tim Teknis TP2DD Kabupaten Gorontalo. Rakorwil ini bertujuan untuk mensinkronkan kebijakan digitalisasi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan pemangku kepentingan terkait guna meningkatkan kualitas pengelolaan fiskal.

"Digitalisasi keuangan daerah merupakan instrumen krusial untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi. Melalui sistem elektronik, potensi kebocoran anggaran dapat diminimalisir dan optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD) dapat lebih terukur," ujar Sugondo.

Ia menambahkan bahwa Rakorwil ini menjadi wadah penting untuk saling berbagi pengalaman (best practice) mengenai implementasi P2DD, khususnya di wilayah timur.

Pemkab Gorontalo berkomitmen untuk terus memperluas kanal pembayaran nontunai (QRIS) serta mendigitalisasi seluruh aspek transaksi belanja maupun pendapatan daerah.

Langkah percepatan digitalisasi ini diharapkan tidak hanya memperbaiki laporan keuangan daerah, tetapi juga mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan publik berbasis keuangan.

Sinergi antara TP2DD dan perbankan pun diharapkan mampu memperkuat ketahanan ekonomi daerah melalui tata kelola keuangan yang lebih modern, akuntabel, dan terintegrasi.

Beranda Berita Dokumen Layanan Info
Aksesibilitas
Besar
Jumbo
Abu-abu
Kontras