UMKM

Bupati Sofyan Puhi Launching Coffee Street dan Kawasan Budaya Isimu, UMKM Diminta Siap Hadapi Momentum Nasional PENAS KTNA

Peluncuran dua kawasan strategis ini menandai komitmen kuat Pemkab Gorontalo dalam menjadikan ruang publik sebagai jantung ekonomi baru, sekaligus ruang ekspresi budaya dan kreativitas masyarakat. Kawasan Street Coffee diharapkan menjadi sentra kuliner dan ekonomi kreatif, sementara Kawasan Budaya menjadi ruang pelestarian identitas lokal yang hidup dan produktif.
Gorontalokab - Minggu, 08 Februari 2026, 16:09 WITA
Liputan: Irfan Mohamad Editor: Zulkifli Mile
Bupati Sofyan Puhi Launching Coffee Street dan Kawasan Budaya Isimu, UMKM Diminta Siap Hadapi Momentum Nasional PENAS KTNA

ISIMU SELATAN, DISKOMINFO – Pemerintah Kabupaten Gorontalo terus mempercepat transformasi ruang publik menjadi pusat pertumbuhan ekonomi rakyat.

Bupati Gorontalo Sofyan Puhi secara resmi melaunching Kawasan Street Coffee dan Kawasan Budaya Isimu, bertempat di Jalan Satria, Desa Isimu Selatan, Kecamatan Tibawa, Minggu (8/2/2026).

Peluncuran dua kawasan strategis ini menandai komitmen kuat Pemkab Gorontalo dalam menjadikan ruang publik sebagai jantung ekonomi baru, sekaligus ruang ekspresi budaya dan kreativitas masyarakat. Kawasan Street Coffee diharapkan menjadi sentra kuliner dan ekonomi kreatif, sementara Kawasan Budaya menjadi ruang pelestarian identitas lokal yang hidup dan produktif.

Dalam sambutannya, Bupati Sofyan Puhi menegaskan bahwa UMKM adalah motor utama penggerak ekonomi daerah, terutama dalam menyongsong pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) KTNA yang akan dipusatkan di Kabupaten Gorontalo pada Juli mendatang.

“Ini momentum besar. UMKM harus mulai mempersiapkan diri dari sekarang, berinovasi dengan produk lokal, meningkatkan kualitas kemasan, dan menghadirkan ciri khas Gorontalo yang kuat. PENAS adalah peluang emas,” tegas Sofyan Puhi.

Bupati mengungkapkan, hingga saat ini jumlah pendaftar peserta PENAS KTNA telah mencapai lebih dari 35 ribu orang dari seluruh Indonesia. Para peserta akan ditempatkan di sekitar 6.200 rumah warga yang tersebar di lima kecamatan, mulai dari Limboto, Limboto Barat hingga kawasan Telaga dan sekitarnya.

Melihat besarnya perputaran ekonomi yang akan terjadi, Pemerintah Kabupaten Gorontalo juga berencana mempercepat pembangunan rumah atau pusat oleh-oleh UMKM lokal. Pusat oleh-oleh ini akan menjadi etalase produk unggulan Gorontalo, sehingga para tamu nasional dapat membawa pulang produk UMKM sebagai buah tangan.

“Pemkab akan membuka pusat oleh-oleh UMKM. Ini bukan sekadar fasilitas, tapi strategi membuka pasar yang lebih luas bagi pelaku UMKM lokal,” tambah Bupati.

Kawasan Street Coffee dan Kawasan Budaya Isimu pun diproyeksikan menjadi salah satu simpul utama pergerakan ekonomi rakyat, sekaligus wajah baru Gorontalo dalam menyambut tamu nasional pada perhelatan PENAS KTNA.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Provinsi Gorontalo dan DPRD Kabupaten Gorontalo, Kepala Dinas Koperasi, Camat Tibawa, Dewan Pengawas RS MM Dunda Limboto, Kapolsek Tibawa, para kepala desa se-Kecamatan Tibawa, serta ratusan peserta Jalur Sehat Terpadu (ST).

Beranda Berita Dokumen Layanan Info
Aksesibilitas
Besar
Jumbo
Abu-abu
Kontras