UMKM

Jalur Sehat Terpadu Tibawa Resmi Diluncurkan, Bupati Dorong Kecamatan Lain Meniru Model ST

Kawasan Jalur Sehat Terpadu ini akan dilaksanakan setiap hari Minggu, dengan konsep serupa Car Free Day (CFD) di tingkat kabupaten, namun dikembangkan dalam model khas kecamatan.
Gorontalokab - Minggu, 08 Februari 2026, 16:05 WITA
Liputan: Irfan Mohamad Editor: Zulkifli Mile
Jalur Sehat Terpadu Tibawa Resmi Diluncurkan, Bupati Dorong Kecamatan Lain Meniru Model ST

TIBAWA, DISKOMINFO - Pemerintah Kabupaten Gorontalo kembali menghadirkan terobosan baru dalam pengelolaan ruang publik. Bupati Gorontalo Sofyan Puhi secara resmi melaunching Kawasan Jalur Sehat Terpadu (ST) di Kecamatan Tibawa, yang dipusatkan di Jalan Satria, Desa Isimu Selatan, Minggu (8/2/2026).

Kawasan Jalur Sehat Terpadu ini akan dilaksanakan setiap hari Minggu, dengan konsep serupa Car Free Day (CFD) di tingkat kabupaten, namun dikembangkan dalam model khas kecamatan.

Selain menjadi ruang olahraga dan rekreasi keluarga, kawasan ST juga membuka ruang interaksi sosial dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Bupati Sofyan Puhi menyampaikan apresiasi atas inisiatif Kecamatan Tibawa yang dinilai berhasil menyulap kawasan jalan menjadi ruang sehat, produktif, dan inklusif.

“Ini contoh baik. Jalur Sehat Terpadu bukan hanya tentang olahraga, tapi tentang membangun kebiasaan hidup sehat, memperkuat kebersamaan, dan menghidupkan ekonomi masyarakat,” ujar Sofyan Puhi.

Lebih lanjut, Bupati berharap kecamatan lain di Kabupaten Gorontalo dapat meniru dan mengadaptasi model Jalur Sehat Terpadu yang diterapkan di Tibawa. Menurutnya, keberhasilan program ini sangat bergantung pada dukungan dan partisipasi aktif masyarakat.

“Saya berharap dukungan penuh dari seluruh masyarakat. Kalau Tibawa bisa, kecamatan lain juga bisa. Inilah wajah pembangunan partisipatif yang kita dorong bersama,” tegasnya.

Dengan peluncuran Jalur Sehat Terpadu ini, Pemerintah Kabupaten Gorontalo menegaskan arah pembangunan ruang publik yang tidak hanya berfungsi secara fisik, tetapi juga memberi dampak langsung terhadap kualitas hidup dan pergerakan ekonomi warga.

Sementara itu, Camat Tibawa Azis Pakaya dalam sambutannya menegaskan bahwa pelaksanaan Jalur Sehat Terpadu merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta dukungan aktif masyarakat Tibawa.

"Jalur Sehat Terpadu ini lahir dari semangat kolaborasi. Kami melibatkan seluruh desa di Kecamatan Tibawa dan mendapat dukungan penuh dari masyarakat. Ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi ruang kebersamaan yang akan terus kami jaga dan kembangkan,” ungkap Azis Pakaya.

Ia menambahkan, pelaksanaan Jalur ST diharapkan menjadi agenda rutin yang tidak hanya mendorong pola hidup sehat, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial dan menghidupkan aktivitas ekonomi lokal di wilayah Tibawa.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Provinsi Gorontalo dan DPRD Kabupaten Gorontalo, Kepala Dinas Koperasi, Dewan Pengawas RS MM Dunda Limboto, Kapolsek Tibawa, para kepala desa se-Kecamatan Tibawa, serta ratusan peserta Jalur Sehat Terpadu (ST).

Beranda Berita Dokumen Layanan Info
Aksesibilitas
Besar
Jumbo
Abu-abu
Kontras