LIMBOTO, DISKOMINFO — Bupati Gorontalo H. Sofyan Puhi secara resmi melantik Penjabat Kepala Desa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo. Pelantikan berlangsung di Aula BKPSDM Kabupaten Gorontalo, Kamis (5/1/2026), sebagai bagian dari upaya menjaga keberlangsungan pemerintahan desa.
Pelantikan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo Sugondo Makmur, Asisten I Nawir Tondako, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kepala Badan Keuangan, para camat, serta undangan terkait lainnya.
Adapun pejabat yang dilantik masing-masing Asriyati Maspeke sebagai Penjabat Kepala Desa Bumela Kecamatan Bilato, Marten Abubakar sebagai Penjabat Kepala Desa Juria Kecamatan Bilato, Rian Dwiwahyunat Abdullah sebagai Penjabat Kepala Desa Bongo Ngoayu Kecamatan Boliyohuto, Biwinka Baderan sebagai Penjabat Kepala Desa Tualango Kecamatan Tilango, serta Yamin Esnusi sebagai Penjabat Kepala Desa Bongo Kecamatan Batudaa Pantai.
Dalam sambutannya, Bupati Sofyan Puhi menegaskan bahwa pelantikan penjabat kepala desa merupakan proses pemerintahan yang harus dilaksanakan guna menjamin kesinambungan pelayanan administrasi, penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, serta pemberdayaan masyarakat di tingkat desa.
Ia menjelaskan bahwa tantangan yang dihadapi penjabat kepala desa tidaklah ringan, mengingat mereka tidak dipilih secara langsung oleh masyarakat. Namun demikian, Bupati optimistis para penjabat mampu menjawab tantangan tersebut melalui kinerja yang profesional dan pelayanan yang responsif.
Bupati juga mengingatkan pentingnya pengelolaan anggaran desa yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Selain itu, para penjabat kepala desa diminta mendukung program prioritas pemerintah daerah maupun program strategis nasional, serta menghadirkan inovasi dalam pembangunan desa.
Menutup sambutannya, Bupati Sofyan Puhi mengajak seluruh penjabat kepala desa untuk memahami dan mengimplementasikan visi dan misi pembangunan daerah yang tertuang dalam RPJMD Kabupaten Gorontalo, serta memperkuat kolaborasi antar desa, termasuk dalam pengembangan Koperasi Merah Putih, guna mendorong pertumbuhan ekonomi desa.