LIMBOTO, DISKOMINFO – Civitas hospitalia RSUD dr. M.M. Dunda Limboto menggelar kegiatan Halal Bi Halal dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan, Selasa (3/2/2026). Kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat nilai keikhlasan dan amanah dalam pelayanan kesehatan.
Halal Bi Halal tersebut menghadirkan ulama karismatik, Habib Salim Al Jufri, sebagai penceramah utama dengan tema “Halal Bi Halal sebagai Titik Balik Membersihkan Diri, Meneguhkan Amanah, dan Menyongsong Ramadan dengan Pelayanan Penuh Keikhlasan.” Tausiyah disampaikan dalam suasana khidmat dan penuh refleksi.
Dalam ceramahnya, Habib Salim menegaskan bahwa keikhlasan merupakan fondasi utama dalam bekerja, terutama bagi insan kesehatan yang setiap hari berinteraksi langsung dengan pasien dan keluarga pasien. Menurutnya, setiap tugas yang dijalankan harus diniatkan semata-mata karena Allah SWT.
“Kerja yang bernilai ibadah adalah kerja yang ikhlas. Ilmu harus diamalkan, dan pelayanan kepada pasien harus menghadirkan ketenangan serta harapan bagi keluarga,” pesan Habib Salim, sembari mengingatkan pentingnya menjaga akhlak dan keharmonisan di lingkungan kerja.
Ia juga mengajak seluruh civitas hospitalia menjadikan Ramadan sebagai momentum muhasabah diri. Habib Salim mengingatkan agar tidak saling menyimpan dendam, menjaga ukhuwah, serta menjalani ibadah puasa dengan kesadaran penuh seolah-olah sebagai puasa terakhir dalam hidup.
Sementara itu, Plt. Direktur RSUD dr. M.M. Dunda Limboto, Ulfa Domili, menyampaikan bahwa Halal Bi Halal merupakan agenda rutin tahunan yang sangat penting bagi rumah sakit. Dengan sekitar 800 karyawan dari lebih 10 profesi berbeda, kegiatan ini dinilai menjadi sarana efektif memperkuat kebersamaan dan rasa kekeluargaan.
“Dalam lingkungan kerja yang dinamis dan padat aktivitas, potensi konflik sangat mungkin terjadi. Karena itu, Halal Bi Halal menjadi kekuatan spiritual dan sosial bagi kami untuk mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan, dan menumbuhkan rasa kekeluargaan sebagai modal utama dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas,” jelas Ulfa.
Pada kesempatan tersebut juga diserahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan PPPK Paruh Waktu kepada 190 orang yang telah ditempatkan sesuai kompetensi masing-masing. Penyerahan cendera mata kepada karyawan yang telah pindah tugas tampak mewarnai pelaksanaan hala bi halal sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian mereka dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat.
“Dengan bergabungnya PPPK paruh waktu ini, kami berharap dapat meningkatkan motivasi kerja serta memperkuat pelayanan prima kepada masyarakat,” pungkasnya.