LIMBOTO, DISKOMINFO – Pemerintah Kabupaten Gorontalo menggelar Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal (Ranwal) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027, yang dirangkaikan dengan pembukaan Rembuk Stunting Tingkat Kecamatan Tahun 2026, Selasa (3/2/2026), di Ruang Dilito Bappelitbangda Kabupaten Gorontalo.
Forum yang juga diselenggarakan secara daring terpusat dari Kantor Balitbangda ini resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur. Hadir pula Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Gorontalo Jayusdi Rivai, para Asisten dan Staf Ahli, pimpinan OPD, kepala desa dan lurah, kepala puskesmas, serta tokoh agama, adat, dan masyarakat.
Kepala Bappelitbangda Kabupaten Gorontalo, Cokro Katili, menjelaskan bahwa tema pembangunan Kabupaten Gorontalo tahun 2027 adalah “Memacu Ekonomi Rakyat dan Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia Menuju Daya Saing Daerah.” Arah pembangunan difokuskan pada penguatan ekonomi masyarakat dan peningkatan kualitas manusia sebagai subjek utama pembangunan.
Dalam sambutannya, Sugondo menegaskan bahwa Ranwal RKPD 2027 disusun sebagai bagian dari penjabaran visi Restorasi Kabupaten Gorontalo yang Berkemajuan dan Berkelanjutan, dengan prioritas pembangunan daerah 2025–2029 meliputi pembangunan manusia, transformasi ekonomi, penguatan infrastruktur kewilayahan, serta tata kelola pemerintahan yang bersih.
Pada kesempatan itu, Sekda Sugondo juga memaparkan sejumlah indikator makro daerah. Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Gorontalo tahun 2024 tercatat sebesar 4,10 persen dan meningkat menjadi 4,42 persen hingga triwulan III 2025. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tahun 2025 mencapai 71,54, naik 0,58 poin dibandingkan tahun sebelumnya.
Pada aspek kemiskinan, persentase penduduk miskin tahun 2025 menurun menjadi 14,89 persen dari 16,43 persen pada 2024, atau berkurang sekitar 5.780 jiwa. Sementara tingkat pengangguran terbuka (TPT) pada Agustus 2025 tercatat 3,26 persen, dengan inflasi Desember 2025 sebesar 2,54 persen secara year on year.
Untuk sektor kesehatan, prevalensi stunting menunjukkan tren penurunan dari 34,7 persen pada 2023 menjadi 28,3 persen pada 2024, mencerminkan semakin optimalnya pelaksanaan intervensi penanganan stunting.
Sekda berharap forum konsultasi publik ini dapat menghasilkan masukan konstruktif dalam penyempurnaan Ranwal RKPD 2027.
“Kita manfaatkan forum ini sebagai ruang kolaborasi untuk mewujudkan Kabupaten Gorontalo dengan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.