UMKM

Kementan Tinjau Kesiapan Sejumlah Lokasi Pelaksanaan Penas XVII di Kabupaten Gorontalo

Kabupaten Gorontalo siap jadi episentrum pertanian Nasional. Bupati Sofyan Puhi dampingi Kepala BPPSDMP Kementan meninjau lokasi penyelenggaraan Penas XVII 2026.
Gorontalokab - Rabu, 28 Januari 2026, 20:48 WITA
Liputan: Irfan Mohamad Editor: Zulkifli Mile
Kementan Tinjau Kesiapan Sejumlah Lokasi Pelaksanaan Penas XVII di Kabupaten Gorontalo

LIMBOTO, DISKOMINFO – Bupati Gorontalo Sofyan Puhi bersama Kepala BPPSDMP Kementerian Pertanian RI, Dr. Idha W. Arsanti, meninjau sejumlah lokasi yang dipersiapkan untuk Pekan Nasional (Penas) Petani Nelayan XVII Tahun 2026, Rabu (28/01/2026). Beberapa lokasi yang ditinjau diantaranya, Panggung Utama GOR David-Tonny, Taman Budaya, Stadion 23 Januari, dan kawasan Rumah Adat Limboto. Agenda Penas KTNA akan diwarnai dengan pagelaran seni dan pameran produk lokal.

Disela peninjauan, Bupati Sofyan Puhi menyatakan, Pemerintah Kabupaten Gorontalo memiliki komitmen penuh menyukseskan agenda nasional tersebut. Sebagai bentuk kesiapan teknis, pemerintah daerah telah menyiapkan sekitar 6.500 rumah warga yang akan difungsikan sebagai homestay yang akan ditempati sekitar 30 ribu peserta dari seluruh Indonesia. Karenanya koordinasi hingga tingkat desa di lima kecamatan sekitar lokasi terus dimatangkan guna kenyamanan bagi para tamu.

“Semua sudah kita lihat bersama, mulai dari venue utama, sekretariat, hingga homestay. Secara umum dinilai baik, tinggal memperkuat koordinasi. Besok kami akan menggelar rapat dengan lima kecamatan untuk memastikan kesiapan hingga ke desa,” kata Bupati Sofyan.

Kepala BPPSDMP, Dr. Idha W. Arsanti, tampak mengapresiasi kesiapan Kabupaten Gorontalo yang telah mempersiapkan lokasi kegiatan secara terintegrasi. Idha mengatakan, pihak Kementerian Pertanian kini tengah mengupayakan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto pada pembukaan acara tersebut. Apalagi kini fokus nasional tertuju pada swasembada pangan. 

“Fokus Presiden sangat kuat pada sektor pertanian. Jika beliau hadir pada pembukaan Penas, ini akan menjadi momentum yang sangat bermakna bagi seluruh pelaku pertanian di Indonesia,” ungkap Idha.


Pelaksanaan Penas XVII di Gorontalo pun diharapkan bakal menjadi ajang unjuk teknologi pertanian yang melibatkan sektor swasta dan pemerintah.

Disisi lain, Bupati Sofyan sendiri menilai Penas KTNA yang merupakan ajang pertemuan petani dan nelayan se Indonesia ini merupakan berkah ekonomi bagi masyarakat Gorontalo. Karenanya, dia mengimbau warga untuk mulai berbenah dan menjaga kebersihan lingkungan dalam empat bulan ke depan guna memberikan pelayanan terbaik.

Beranda Berita Dokumen Layanan Info
Aksesibilitas
Besar
Jumbo
Abu-abu
Kontras