LIMBOTO, DISKOMINFO – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gorontalo mematangkan pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) 2026 melalui rapat koordinasi di Masjid Agung Baiturrahman, Kamis (22/1/2026). Pertemuan ini untuk memastikan seluruh program terlaksana sesaui jadwal.
Ketua MUI Kabupaten Gorontalo, KH. Chaerudin Baharudin, menegaskan pihaknya akan mempercepat pelaksanaan Rakerda agar seluruh agenda strategis dapat dieksekusi sebelum memasuki bulan suci Ramadan.
Rapat persiapan itu difokuskan pada pemantapan kepanitiaan, agenda sidang, serta perumusan program keumatan yang lebih terukur dan menyentuh kebutuhan masyarakat.
Menurut Chaerudin, Rakerda 2026 menjadi forum evaluasi sekaligus arah baru kebijakan MUI sebagai mitra strategis pemerintah. Melalui forum ini, MUI ingin mengoptimalkan perannya sebagai pembimbing umat dan perekat ukhuwah di Bumi Serambi Madinah. "Penentuan jadwal di awal Februari dimaksudkan agar keputusan organisasi bisa langsung diterapkan pada kegiatan amaliyah Ramadan nanti," katanya.
Beberapa agenda yang akan segera ditindaklanjuti pasca-Rakerda antara lain safari Ramadan, pesantren kilat, hingga penguatan pembinaan umat di tingkat akar rumput. Selain itu, penguatan koordinasi lintas sektor dengan organisasi keagamaan lain juga menjadi poin penting guna memastikan kehidupan beragama di Kabupaten Gorontalo tetap rukun dan moderat.
Rapat koordinasi ini dihadiri seluruh jajaran pengurus masa khidmat 2026-2031. Sinergi internal dan eksternal diharapkan semakin solid sehingga MUI mampu memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan masyarakat yang beradab dan religius di bawah pengawalan program pemerintah daerah.