LIMBOTO, DISKOMINFO – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gorontalo menggelar rapat perdana kepengurusan masa khidmat 2026–2031 di Masjid Agung Baiturrahman Limboto, Minggu (18/01/2026). Rapat ini merupakan langkah akselerasi pasca pengukuhan untuk mematangkan persiapan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan program strategis keumatan.
Ketua MUI Kabupaten Gorontalo, KH. Chaerudin Baharudin, S.Ag., M.Pd.I, menegaskan, ke depan MUI fokus memastikan program yang lebih terarah dan berdampak nyata bagi umat. "Rapat ini mengevaluasi program lama dan menyusun arah baru agar MUI benar-benar hadir sebagai pembimbing umat dan mitra strategis pemerintah," ujarnya.
Terlihat, rapat itu membahas beberapa poin krusial, antaranya meliputi: Jaminan Halal, Dakwah Pendidikan, Persiapan Ramadhan, dan Penguatan Ukhuwah.
MUI di daerah ini berencana mendirikan rumah pemotongan hewan yang diawasi MUI bersama Pemda untuk menjamin kehalalan produk kuliner di Kabupaten Gorontalo. Selain itu akan dilaksanakan kolaborasi dengan Dinas Pendidikan untuk membentengi pelajar dari pergaulan bebas melalui penguatan karakter dan akhlak sejak dini.
Untuk mengisi aktifitas di Bulan Ramadhan, juga akan diselenggarakan pesantren kilat dan safari Ramadan lintas sektor. MUI juga akan berupaya melakukan penguatan program kerja dengan mempererat hubungan harmonis dengan organisasi keagamaan seperti NU dan Muhammadiyah.
Menariknya, keterlibatan langsung Kadis Kominfo Safwan Tahir Bano sebagai bagian dari pengurus MUI periode kali ini diharapkan mampu memperkuat diseminasi pesan keagamaan yang moderat dan menyejukkan. Melalui konsolidasi ini, MUI Kabupaten Gorontalo berkomitmen menjadi khadimul ummah (pelayan umat) yang siap membangun masyarakat religius dan berkeadaban.