LIMBOTO, DISKOMINFO – Pada pelaksanaan apel perdana tahun 2026, Bupati Gorontalo Sofyan Puhi secara khusus menyerahkan penghargaan kepada enam desa yang dinilai paling responsif dan tercepat dalam menuntaskan penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2026.
Penghargaan ini didominasi oleh dua kecamatan yang menunjukkan performa administratif luar biasa. Dari Kecamatan Tolangohula, tercatat empat desa yang sukses menjadi pelopor, yakni Desa Bina Jaya, Desa Margomulyo, Desa Himalaya, dan Desa Molohu. Sementara dari Kecamatan Telaga Jaya, dua desa turut menyusul di garda terdepan, yaitu Desa Hutadaa dan Desa Tenggela. Kecepatan mereka dalam menyusun anggaran desa di awal tahun dianggap sebagai cerminan tata kelola keuangan yang sehat dan taat regulasi.
Bupati Sofyan Puhi dalam arahannya memberikan apresiasi tinggi atas capaian tersebut. Baginya, kecepatan menyusun APBDes bukan sekadar urusan administrasi di atas kertas, melainkan indikator keseriusan pemerintah desa dalam memulai gerak pembangunan.
"Desa yang cepat menyusun APBDes berarti mereka sudah siap bekerja dan siap melayani masyarakat sejak hari pertama tahun anggaran. Tidak ada lagi waktu yang terbuang sia-sia untuk urusan birokrasi yang lambat," tegas Bupati Sofyan.
Penyerahan penghargaan ini dimaksudkan sebagai pemicu (trigger) bagi desa-desa lainnya di Kabupaten Gorontalo agar tidak menunda-nunda penyusunan anggaran.
Bupati menegaskan, Pemkab akan terus memberikan pendampingan intensif agar seluruh desa mampu menyusun anggaran yang berkualitas dan tepat waktu.
Dengan tuntasnya APBDes lebih awal, aliran dana desa untuk pembangunan infrastruktur maupun pemberdayaan masyarakat dapat segera mengucur, sehingga manfaatnya langsung dirasakan oleh warga di akar rumput.