LIMBOTO, DISKOMINFO – Mengawali hari kerja di tahun baru, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Gorontalo gelar rapat evaluasi perdana pada Senin (5/1/2026), di ruang kerja Kepala Dinas.
Pada kesempatan itu, antaranya dipaparkan data kepemilikan akta kelahiran untuk anak usia 0 hingga 17 tahun. Program ini disebut berhasil mencatatkan angka fantastis.
Kepala Dinas Dukcapil, Muhtar Nuna, menjelaskan, dari target nasional sebesar 99,5 persen, Dukcapil Kabupaten Gorontalo sukses melampauinya dengan realisasi mencapai 99,94 persen. Angka ini menunjukkan bahwa hampir seluruh anak di Kabupaten Gorontalo kini telah memiliki legalitas identitas sejak lahir.
Prestasi serupa juga tampak pada layanan Kartu Identitas Anak (KIA). Di saat banyak daerah masih berjuang memenuhi target, Dukcapil Kabupaten Gorontalo justru berhasil menembus angka 65,79 persen, melampaui target awal yang dipatok sebesar 62 persen.
Meski demikian, Muhtar tidak menutup mata terhadap pekerjaan rumah yang masih tersisa, terutama terkait tingginya angka penduduk yang belum memiliki akta kawin (18,63%). Hal ini pun langsung dimasukkan dalam agenda prioritas penanganan di tahun 2026.
Muhtar Nuna menegaskan bahwa capaian mentereng ini adalah buah dari komitmen dan kekompakan seluruh jajaran ASN di lingkungannya.
Ia meminta seluruh staf agar tidak cepat berpuas diri dan menjadikan prestasi 2025 sebagai bahan bakar untuk meningkatkan kualitas pelayanan di tahun mendatang.
"Kuncinya adalah kebersamaan dan pemahaman terhadap tugas pokok. Kita harus mempertahankan ritme kerja ini agar masyarakat benar-benar merasakan kehadiran pemerintah dalam setiap urusan administrasi mereka," tegas Muhtar.