UMKM

Pemerintah Kabupaten Gorontalo mengeluarkan imbauan agar masyarakat tidak terjebak dalam euforia pesta yang berlebihan

Pemerintah Kabupaten Gorontalo mengeluarkan imbauan agar masyarakat tidak terjebak dalam euforia pesta yang berlebihan.
Gorontalokab - Selasa, 30 Desember 2025, 11:51 WITA
Liputan: Irfan Mohamad
Pemerintah Kabupaten Gorontalo mengeluarkan imbauan agar masyarakat tidak terjebak dalam euforia pesta yang berlebihan

LIMBOTO, DISKOMINFO – Pemerintah Kabupaten Gorontalo mengambil langkah preventif guna menjaga ketertiban dan nilai-nilai religius di penghujung tahun 2025. Mewakili Bupati Sofyan Puhi, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Gorontalo, Mohamad Kadir, secara resmi mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menutup akhir tahun dengan memperbanyak doa, zikir, dan muhasabah. Ajakan ini disampaikan langsung dalam kegiatan doa dan zikir akbar bersama Majelis Pengkajian Tauhid Tasawuf Indonesia (MPTTI) di Posko Inabah, Kecamatan Limboto, Senin malam (29/12/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Mohamad Kadir menegaskan, imbauan ini bukan sekadar saran, melainkan kebijakan resmi yang telah diedarkan ke seluruh kecamatan dan organisasi keagamaan di Kabupaten Gorontalo. Langkah ini diambil sebagai bagian dari penguatan nilai spiritual masyarakat dalam menyambut tahun baru 2026. Pemerintah daerah ingin memastikan bahwa momen transisi tahun ini menjadi ajang refleksi diri atas segala keberkahan yang telah diterima, sekaligus memohon perlindungan bagi daerah agar terhindar dari berbagai musibah.

Hal tersebut sejalan dengan imbauan Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo yang menyatakan bahwa Mabes Polri tidak memberikan izin untuk mengadakan pesta kembang api pada perayaan malam tahun baru 2026. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Gorontalo pun secara tegas meminta masyarakat untuk menjauhi aktivitas yang bertentangan dengan norma agama dan sosial. 

Mohamad Kadir memberikan peringatan keras agar pergantian tahun tidak dicoreng dengan aksi hura-hura, pesta minuman keras, hingga penyalahgunaan narkoba. 

"Kami berharap pergantian tahun tidak diisi dengan perbuatan yang dilarang agama. Sebaliknya, mari kita bentengi daerah ini dengan gema zikir dan doa sebagai ikhtiar kolektif menjaga Kabupaten Gorontalo," ujar Kadir dengan nada tegas di hadapan tokoh agama dan unsur pemerintah kecamatan.

Apresiasi tinggi juga diberikan kepada MPTTI yang dinilai konsisten dalam membina akhlak umat dan menjaga keharmonisan masyarakat. Kehadiran majelis-majelis zikir seperti ini dianggap sebagai kontributor positif dalam menciptakan ketenteraman daerah. 

Melalui sinergi antara pemerintah dan organisasi keagamaan, Pemkab Gorontalo optimistis dapat mewujudkan wilayah yang lebih religius, aman, dan sejahtera di tahun yang baru, di mana masyarakatnya lebih mengedepankan sujud syukur daripada pesta pora di jalanan.

Beranda Berita Dokumen Layanan Info
Aksesibilitas
Besar
Jumbo
Abu-abu
Kontras