LIMBOTO, Diskominfo – Suasana bahagia menyelimuti seluruh jamaah Masjid Agung Baiturrahman Limboto, Minggu malam (25/05/2025), saat lantunan puji-pujian kepada Allah SWT dan sholawat Nabi Muhammad SAW menggema di seluruh penjuru masjid.
Kegiatan itu menutup seluruh rangkaian Festival Pesona Tameto 2025, dengan Tablig Akbar yang menghadirkan Ustaz Hilman Fauzi, Dai kondang dari Jakarta.
Kegiatan Festival Pesona Tameto merupakan kolaborasi antara Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Gorontalo dan Pemerintah Kabupaten Gorontalo. Agenda ini bagian dari kegiatan ekonomi dan spiritual yang digelar sejak Jumat.
Dalam sambutannya, Bupati Gorontalo H. Sofyan Puhi menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya seluruh rangkaian kegiatan Pesona Tameto 2025, khususnya penutupan yang sarat nilai rohani melalui tausiah yang disampaikan Ust. Hilman Fauzi.
“Pemerintah daerah menyinergikan seluruh kegiatan ini dalam satu rangkaian yang berkesinambungan, membangun ekonomi, membangun kebudayaan, membangun kesehatan jasmani, dan membangun kesehatan rohani,” ujar Bupati.
Ia juga menyebutkan, pelaksanaan Car Free Day (CFD) pada pagi harinya menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan jasmani, sementara festival ekonomi syariah menguatkan ekonomi rakyat, dan tablig akbar menjadi penguat spiritual masyarakat.
“Jadi klop semuanya, jasmaninya sehat, ekonominya kuat, dan rohaninya terisi,” lanjut Bupati Sofyan Puhi.
Dengan mengusung semangat “Ayo ke Limboto”, Pemkab Gorontalo berkomitmen menjadikan daerah ini sebagai pusat pertumbuhan di semua sektor — duniawi dan ukhrawi.
Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada Ust. Hilman Fauzi atas kesediaannya hadir memberikan tausiah, serta kepada Bank Indonesia dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan ini.
Dalam ceramahnya, Ust. Hilman Fauzi mengangkat tema keberkahan rezeki dan amanah jabatan, mengajak masyarakat untuk senantiasa bersyukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT, serta menjadikan setiap peran dan posisi dalam kehidupan sebagai ladang amal menuju ridho-Nya.
“Keberkahan rezeki bukan hanya soal jumlah, tapi tentang manfaat dan kemuliaan dalam menjalaninya,” tuturnya dalam ceramah.
Laporan: MYT
Editor: Zulkifli Mile