LIMBOTO, DISKOMINFO – Pemerintah Kabupaten Gorontalo mamasang plang ‘Tanah Ini Milik Negara’ di lahan HGU Matolotaluhu di Desa Dungaliyo dan lahan HGU Mootoduwo di Desa Bongomeme, Kecamatan Dungaliyo, Kabupaten Gorontalo.
Upaya tersebut sebagai langkah awal pemerintah dalam menengahi konflik HGU yang hingga kini masih terus berlanjut.
Mantan Kepala Desa Bongomeme, Halim K. Paramata, menuturkan, awalnya lahan HGU tersebut merupakah kawasan aerpak yang dikontrakkan oleh pemerintah untuk lahan pertanian.
“Dulu itu adalah kawasan aerpak, dikontrakkan pemerintah yang berakhir pada tahun 1979, kemudian diperpanjang lagi selama 30 tahun sehingga masa kontraknya selesai pada tahun 2009,” ujar Halim, Rabu (4/6/2025).
Sementara itu, Camat Dungaliyo, Muhammad Ronal I. Ismail, S.STP, M.AP., mengatakan, sebelumnya lahan HGU di Dungaliyo sudah pernah ditetapkan sebagai ‘status kuo’ oleh Bupati Gorontalo pada tahun 2013.
“Pernah jadi status kuo pada tahun 2013. Ketika masa kontraknya berakhir pada tahun 2009 makanya Pemda berupaya menyelesaikan persoalan ini dengan baik,” ujar Ronal.
Untuk sementara, Pemkab Gorontalo akan menyerahkan pengelolaan HGU tersebut ke pihak TNI dan Polri terhadap tanah milik negara tersebut.
Bupati Gorontalo Sofyan Puhi pada kesempatan rapat bersama Forkopimda April lalu menyatakan, pihaknya tidak ingin pengelolaan HGU itu terus berlanjut. Ia menghimbau masyarakat menciptakan suasana kondusif dan tidak terprofokasi selama menunggu kepastian hukum yang akan diupayakan pemerintah selanjutnya.
“Supaya ini tidak terbengkalai, untuk sementara lahan HGU ini akan diserahkan ke pihak TNI dan Polri. Akan dimanfaatkan sebagai lahan swasembada pangan. Itu kita sambil menunggu proses pelepasan hak dari pemegang. Selanjutnya akan diurus ke Kementerian ATR/BPN,” ungkap Bupati.
Pemasangan plang di lahan HGU Matolotaluhu di Desa Dungaliyo dan lahan HGU Mootoduwo di Desa Bongomeme dihadiri unsur Forkopimda yang terdiri dari Kapolres, Kajari, Dandim. Terlihat pula BPN, Pj. Sekda,
Asisten I Pemerintahan dan Kesra, para pimpinan OPD, Camat Dungaliyo, Kepala Desa setempat, serta para undangan lainnya.
Laporan: Febby
Editor: Zulkifli Mile