UMKM

Pemkab Gorontalo Luncurkan Inovasi ST12-PAS E-Retribusi dan Kawasan Wisata Kuliner Non Tunai

Gorontalokab - Minggu, 29 Juni 2025, 19:44 WITA
Liputan: Administrator

LIMBOTO, Diskominfo – Pemerintah Kabupaten Gorontalo meluncurkan Kartu Sistem Terpadu Retribusi Pasar (ST12-PAS) E-Retribusi dan Kawasan Wisata Kuliner Non Tunai. Peluncuran inovasi ini diintegrasikan dengan agenda Car Free Day di pelataran Menara Pakaya, Minggu (29/06/2025).

Bupati Sofyan dalam peluncuran aplikasi itu menyampaikan, ST12-PAS merupakan sistem digital yang bertujuan mewujudkan pengelolaan retribusi pasar yang transparan, efisien, dan akuntabel.

“Inovasi ini tidak hanya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), tetapi juga memberi kenyamanan bagi para pedagang untuk bertransaksi secara non tunai. Ini bagian dari komitmen kita menuju tata kelola keuangan daerah yang lebih baik,” ungkapnya.

Bupati Sofyan menambahkan, sistem ini juga menjadi upaya pencegahan potensi kebocoran keuangan daerah dan memastikan seluruh penerimaan pemerintah daerah kembali ke masyarakat dalam bentuk pelayanan publik yang lebih optimal.

Peluncuran ST12-PAS tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Gorontalo H. Sofyan Puhi bersama Wakil Bupati Tonny S. Junus, dan disaksikan Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo, unsur Forkopimda, serta Deputi Bank Indonesia Perwakilan Gorontalo.

Pada kesempatan ini juga diluncurkan sistem pembayaran non-tunai melalui QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) bagi para pelaku UMKM. Dalam penerapan QRIS, Pemkab Gorontalo tampak didukung penuh pihak BI Provinsi Gorontalo.

“Kolaborasi dengan Bank Indonesia dan mitra perbankan dalam mendorong Gerakan Nasional non tunai sangat penting. Ini mendukung percepatan digitalisasi sektor perdagangan dan pemberdayaan UMKM,” ujar Sofyan.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gorontalo Victor Asiku menjelaskan bahwa ST12-PAS E-Retribusi menyasar delapan pasar tradisional dan satu pasar modern, dengan total 2.000 pedagang penerima manfaat.

“Sistem ini terbagi dua, yaitu 500 pedagang lapak menggunakan metode QRIS dan 1.500 pedagang mingguan menggunakan E-Brizzi atau kartu elektronik,” jelas Victor.

Inovasi ini, lanjutnya, sejalan dengan visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Gorontalo untuk mendorong transformasi digital dalam pengelolaan keuangan daerah yang terintegrasi dan berkelanjutan, sejalan pula dengan program Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD).

Peluncuran aplikasi ST12-PAS juga dihadiri Ketua TP. PKK Ny. Maryam Sofyan Puhi, dan Ketua I TP. PKK Fenny Junus Anwar, Ketua DPRD Zulkifli Usira Forkompinda dan Undangan lainnya.

Pewarta: Riri Lihawa
Editor: Zulkifli Mile

Beranda Berita Dokumen Layanan Info
Aksesibilitas
Besar
Jumbo
Abu-abu
Kontras