UMKM

Bupati Gorontalo Hadiri Kegiatan Implementasi Kurikulum Merdeka Muatan Lokal Bahasa Daerah Gorontalo

Gorontalokab - Selasa, 01 Juli 2025, 17:22 WITA
Liputan: Administrator

LIMBOTO, Diskominfo – Bupati Gorontalo, H. Sofyan Puhi, menghadiri kegiatan Seminar dan Sosialisasi Implementasi Kurikulum Merdeka Muatan Lokal Bahasa Daerah Gorontalo dan Deep Learning jenjang SD/SMP se-Kabupaten Gorontalo.

Kegiatan yang digelar oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Gorontalo ini berlangsung di Ballroom Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Sabtu (28/06/2025).

Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua TP PKK Kabupaten Gorontalo sekaligus Bunda PAUD dan Bunda Literasi, Ny. Hj. Maryam Sofyan Puhi, Kepala Bappedas Provinsi Gorontalo, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Gorontalo (selaku penulis materi), Kepala Kantor Bahasa Provinsi Gorontalo, Pimpinan PT. Yudistira wilayah Indonesia Timur, pejabat eselon II, III, IV, pengawas, korwil, ketua MKKS SMP, ketua K3S SD, kepala sekolah serta undangan lainnya.

Bupati Sofyan Puhi dalam sambutannya menegaskan pentingnya pelestarian bahasa dan budaya lokal melalui dunia pendidikan. Ia menyebut bahwa pelaksanaan kurikulum merdeka dengan muatan lokal bahasa Gorontalo harus menjadi langkah konkret dalam membentuk karakter siswa dan menjaga jati diri daerah.

“Bahasa Gorontalo adalah identitas kita. Jika jumlah penuturnya terus berkurang, maka sebagian wajah Gorontalo akan hilang. Karenanya, pelestarian bahasa daerah harus dimulai dari sekolah dan terus didorong melalui kurikulum yang relevan,” ungkap Bupati.

Bupati juga mengungkapkan bahwa kendala regulasi saat ini telah diantisipasi melalui penerbitan surat edaran sebagai langkah awal agar program ini tetap berjalan. Ia pun mengapresiasi kehadiran PT. Yudistira sebagai mitra penyedia buku muatan lokal berbasis digital.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat. Pemerintah Daerah akan mendukung penuh, termasuk dalam percepatan penyusunan regulasi serta pelibatan Dewan Adat dalam seminar kebudayaan yang akan segera digelar. Kita butuh ruang yang mendukung pelestarian budaya secara sistematis,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang diwakili Kabid Ketenagaan menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari penguatan karakter siswa sebagaimana misi Bupati dan Wakil Bupati dalam membangun SDM yang beragama, berbudaya, unggul, dan kompetitif.

“Budaya, bahasa, dan adat Gorontalo menjadi program prioritas yang wajib dimiliki siswa di seluruh jenjang pendidikan, mulai dari TK hingga SMP. Program ini pun telah dirancang dalam bentuk strategi penguatan karakter religius, sosial, dan emosional,” jelasnya.

Pihak PT. Yudistira, perwakilan Indonesia Timur, dalam kesempatan yang sama menyatakan komitmennya untuk mendukung implementasi kurikulum ini dengan menerbitkan buku muatan lokal bahasa Gorontalo versi cetak dan digital berbasis kurikulum merdeka.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan pendidikan di Kabupaten Gorontalo semakin maju dan berkualitas, serta pelestarian bahasa dan budaya Gorontalo dapat terus berlanjut lintas generasi.

Laporan: PRM
Editor: Zulkifli Mile

Beranda Berita Dokumen Layanan Info
Aksesibilitas
Besar
Jumbo
Abu-abu
Kontras