LIMBOTO, Diskominfo – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Gorontalo menggulirkan bantuan untuk mendorong ekonomi para peternak sapi potong.
Plt. Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dr. Endi Triyanto Manyo’e, M.Si, menegaskan bahwa selama periode Juli hingga awal Agustus
2025, sebanyak 39 ekor sapi telah digulirkan kepada delapan kelompok peternak sapi potong di delapan kecamatan.
Langkah tersebut merupakan bagian dari implementasi Misi Ke-2 RPJMD Kabupaten Gorontalo, yakni, Transformasi Ekonomi Kerakyatan Berbasis Teknologi, Nilai Tambah, dan Keberlanjutan.
“Perguliran sapi bukan sekadar bantuan, tapi modal awal yang bisa menggerakkan usaha peternak kecil. Sistem perguliran menjamin keberlanjutan, karena anakan sapi dari bantuan awal akan terus digulirkan ke anggota atau kelompok lain,” ujarnya.
Keberhasilan program bantuan sapi potong ini pun terlihat dari fakta bahwa enam dari delapan kelompok telah berhasil melakukan perguliran sebanyak dua kali. Ini menunjukkan efektivitas dan produktivitas program.
"Dinas juga menurunkan petugas teknis—penyuluh, inseminator buatan (IB), dan petugas kesehatan hewan—untuk memberikan pendampingan intensif mulai dari manajemen perawatan, reproduksi, hingga kesehatan ternak," jelas Endi Triyanto.
Imran Yunus, anggota Kelompok Ternak Lamuta I Desa Hutabohu, Kecamatan Limboto, menyampaikan apresiasi atas program ini. “Bantuan ini sangat berharga bagi kami, menjadi modal awal yang nyata. Terima kasih atas pendampingan teknis dari dinas yang mengarahkan kami tentang teknis pemeliharaan dan sistem perkawinan ternak sapi,” ujarnya.
Melalui optimalisasi program bantuan untuk para peternak sapi potong, Dinas Peternakan berharap populasi sapi terus meningkat, produktivitas peternak bertambah, dan kesejahteraan peternak lokal meningkat secara berkelanjutan.
Pewarta: Riri Lihawa
Editor: Zulkifli Mile