LIMBOTO, Diskominfo – Pemerintah Kabupaten Gorontalo melelang 17 lot barang milik daerah melalui mekanisme open bidding bekerja sama dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Gorontalo. Lelang berlangsung di Ruang Upango Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Rabu (27/8).
Asisten Administrasi Umum, Haris Suparto Tome, mengatakan, pelaksanaan lelang menjadi wujud keseriusan pemerintah daerah dalam mengelola aset secara transparan dan akuntabel.
“Lelang ini bukan hanya soal pelepasan aset, tapi bagaimana pemerintah memastikan tata kelola yang profesional, terbuka, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Haris.
Dalam pelaksanaan lelang, 17 lot aset yang terdiri dari kendaraan dinas dan peralatan mesin ditawarkan dengan harga limit Rp152,1 juta.
Sebanyak sembilan lot berhasil terjual, sementara delapan lainnya tidak mendapatkan penawar. Nilai transaksi mencapai Rp219,3 juta, sehingga melampaui harga limit yang ditetapkan.
Menariknya, peserta lelang tidak hanya berasal dari Gorontalo, tetapi juga dari Kalimantan, Yogyakarta, Sulawesi Utara, Riau, Sulawesi Selatan, hingga beberapa daerah lainnya.
Tingginya partisipasi lintas wilayah tersebut menunjukkan mekanisme lelang terbuka mampu meningkatkan daya saing aset daerah.
Liputan: Riri Lihawa
Editor: Zulkifli Mile