UMKM

Pemkab Gorontalo Dorong Pengembangan Ternak Sapi, Kerja Sama Dengan BSG

Sebagai langkah inovatif di tengah keterbatasan anggaran daerah, Pemkab Gorontalo menjalin kerja sama dengan Bank SulutGo Cabang Limboto melalui program Sentra Ternak Ruminansia 12 Gorontalo (STR 12 Go).
Gorontalokab - Jumat, 19 Desember 2025, 15:47 WITA
Liputan: Irfan Mohamad
Pemkab Gorontalo Dorong Pengembangan Ternak Sapi, Kerja Sama Dengan BSG

LIMBOTO, Diskominfo – Pemerintah Kabupaten Gorontalo terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya di sektor peternakan sapi. Meski pada tahun anggaran berjalan tidak terdapat penyaluran bantuan ternak sapi yang bersumber dari APBD II akibat kebijakan efisiensi fiskal, Pemkab Gorontalo tetap menghadirkan solusi strategis agar pengembangan peternakan rakyat terus berjalan dan memberi manfaat nyata.

Melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, pemerintah daerah memaksimalkan peran pendampingan kepada kelompok ternak yang sebelumnya telah menerima bantuan. Pendampingan ini dilakukan secara intensif oleh penyuluh dan tenaga teknis, dengan mendorong sistem pengguliran hasil ternak kepada masyarakat lain di sekitar lokasi kelompok awal. Upaya tersebut dinilai efektif karena ternak sapi yang telah berkembang biak dapat menjadi sumber modal dan aset produktif bagi peternak baru.

Sebagai langkah inovatif di tengah keterbatasan anggaran daerah, Pemkab Gorontalo menjalin kerja sama dengan Bank SulutGo Cabang Limboto melalui program Sentra Ternak Ruminansia 12 Gorontalo (STR 12 Go). Program ini memfasilitasi peternak mengakses Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk penggemukan ternak sapi. Hingga saat ini, sebanyak 183 ekor sapi jantan telah difasilitasi melalui skema pembiayaan tersebut dan dikelola langsung oleh para peternak.

Program ini telah berjalan di tujuh kecamatan, yakni Tabongo, Pulubala, Limboto, Limboto Barat, Tibawa, Batudaa, dan Dungaliyo, sementara kecamatan lainnya sedang dalam proses administrasi pencairan kredit. Penentuan lokasi dan peserta program bersifat terbuka, bergantung pada pengajuan peternak serta pemenuhan persyaratan teknis perbankan dan peternakan.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Gorontalo, Endi Triyanto Manyo’e, menjelaskan bahwa tujuan utama program ini adalah meningkatkan pendapatan keluarga peternak sekaligus menurunkan angka kemiskinan. Melalui penggemukan ternak sapi, peternak diharapkan memiliki aset usaha yang berkelanjutan. Selain itu, peningkatan populasi sapi juga berkontribusi langsung terhadap ketersediaan protein hewani dan penguatan ketahanan pangan daerah.

Dari sisi kualitas dan kesehatan hewan, seluruh sapi yang dikelola dalam program ini telah melalui proses seleksi ketat dan pemeriksaan kesehatan oleh tim teknis. Pendampingan berkelanjutan juga diberikan, mulai dari manajemen pakan, inseminasi buatan, kesehatan hewan, hingga pengelolaan kandang. Pencegahan penyakit hewan menular dilakukan melalui vaksinasi rutin serta penanganan cepat jika ditemukan kasus di lapangan.

Skema kerja sama dengan Bank SulutGo dinilai memberikan banyak keunggulan bagi peternak, di antaranya sistem grace period pembayaran kredit, jaminan pemasaran melalui offtaker, serta pengawasan bersama antara bank, dinas teknis, dan mitra pembeli. Hal ini membuat peternak lebih fokus pada pengelolaan usaha tanpa terbebani angsuran bulanan.

Respons peternak terhadap program ini sangat positif. Mereka merasakan kemudahan akses permodalan, peningkatan skala usaha, serta pendampingan yang intensif. Dampak ekonomi program ini akan semakin terlihat setelah proses penjualan ternak dan pengembalian kredit berlangsung, namun secara umum peningkatan populasi sapi siap potong sudah mulai dirasakan.

Ke depan, Pemkab Gorontalo menargetkan agar skema ini dimanfaatkan lebih luas sehingga peternak lokal dapat “naik kelas” dan sektor peternakan menjadi salah satu lokomotif penggerak perekonomian daerah. Bahkan, Gorontalo diproyeksikan menjadi daerah pemasok ternak ke wilayah konsumen seperti Kalimantan Timur.

Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Gorontalo menegaskan komitmennya untuk terus hadir bersama masyarakat, menghadirkan solusi nyata, serta memastikan pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di sektor peternakan.

Beranda Berita Dokumen Layanan Info
Aksesibilitas
Besar
Jumbo
Abu-abu
Kontras