LIMBOTO, DISKOMINFO - Suasana khidmat dan religius menyelimuti Masjid Agung Baiturrahman, Limboto, pada Jumat (19/12/2025). Di bawah naungan rumah ibadah tersebut, Bupati Gorontalo Sofyan Puhi melantik dan mengambil sumpah 91 pejabat administrator di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo. Pemilihan lokasi ini seolah menjadi simbol kuat bahwa pemerintahan yang dipimpinnya berlandaskan pada nilai-nilai profesionalisme, kebersihan hati, dan orientasi pelayanan yang tulus.
Dalam amanatnya yang tegas, Bupati Sofyan mengingatkan bahwa pelantikan ini bukan sekadar rutinitas birokrasi biasa. Ia menekankan filosofi mendalam tentang kekuasaan. "Jabatan adalah amanah, bukan hak apalagi hadiah," tegas Sofyan di hadapan para pejabat yang baru dilantik. Ia mengingatkan bahwa setiap tanda tangan dan keputusan yang mereka buat kelak tidak hanya dipertanggungjawabkan kepada pimpinan atau negara, tetapi langsung kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Bupati Sofyan pun memastikan bahwa 91 nama yang terpilih ini telah melewati proses yang ketat. Mereka adalah hasil evaluasi objektif yang meliputi kompetensi, integritas, rekam jejak kinerja, hingga rekomendasi resmi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Oleh karena itu, tidak ada waktu untuk bersantai; para pejabat diminta segera tancap gas beradaptasi dengan tugas barunya.
Khusus kepada para Camat yang dilantik, Bupati Sofyan mengingatkan bahwa camat adalah ujung tombak pemerintahan di wilayah, Camat dilarang hanya duduk manis di balik meja. Ia menuntut mereka untuk aktif turun ke lapangan, menyerap aspirasi, dan menjadi solusi cepat atas persoalan warga. "Camat adalah perpanjangan tangan bupati. Bangun komunikasi yang kuat dengan kepala desa, lurah, hingga tokoh agama," instruksinya.
Menutup arahannya, Bupati mewanti-wanti seluruh pejabat untuk menjauhi praktik korupsi dan bekerja dengan transparansi penuh demi menjawab tuntutan publik yang semakin kritis.