UMKM

Bahas Kenaikan Harga Beras, Pemkab Rumuskan Tiga Langkah Strategis

“Kabupaten Gorontalo sebenarnya surplus beras berdasarkan hitungan luas tanam. Namun, banyak beras kita yang dibawa keluar daerah, sehingga memicu kelangkaan di pasar lokal,” ujar Sugondo.
Gorontalokab - Kamis, 11 September 2025, 17:43 WITA
Liputan: Administrator

LIMBOTO, Diskominfo – Lonjakan harga beras di Kabupaten Gorontalo menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gorontalo sekaligus Ketua Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), Sugondo Makmur, langsung menggelar rapat koordinasi di ruang kerjanya, Kamis (11/9/2025).

Pada rapat itu, ada tiga langkah strategis yang berhasil dirumuskan untuk meredam kenaikan harga beras.

Pertama, memperluas pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di kecamatan dengan melibatkan pemerintah setempat.

Kedua, memperkuat peran Inspektorat untuk memastikan distribusi beras tepat sasaran tanpa penyimpangan. Ketiga, berkoordinasi dengan pemerintah provinsi guna memperketat checkpoint arus keluar-masuk beras dari dan ke luar daerah.

“Kabupaten Gorontalo sebenarnya surplus beras berdasarkan hitungan luas tanam. Namun, banyak beras kita yang dibawa keluar daerah, sehingga memicu kelangkaan di pasar lokal,” ujar Sugondo.

Ia menambahkan, koordinasi lintas sektor perlu diperkuat agar stok tetap aman dan harga kembali stabil.

Melalui rapat ini, Pemkab Gorontalo menargetkan langkah strategis yang diambil bisa segera menekan harga beras sekaligus menjaga stabilitas pangan masyarakat.

Liputan: Febby
Editor: Zulkifli Mile

Beranda Berita Dokumen Layanan Info
Aksesibilitas
Besar
Jumbo
Abu-abu
Kontras