LIMBOTO, DISKOMINFO - Bupati Gorontalo Sofyan Puhi menekankan adanya revolusi digital di sektor kesehatan daerah. Hal itu disampaikan saat membuka kegiatan sosialisasi bertajuk “Implementasi Sistem Kesehatan Berbasis Digital di Kabupaten Gorontalo” di Gedung Kasmat Lahay, Limboto, Rabu (17/12/25).
Bupati menegaskan, dewasa ini modernisasi layanan medis adalah harga mati yang tak bisa ditawar lagi. Dalam arahannya, Sofyan menekankan transformasi digital di sektor kesehatan saat ini bukan lagi sebuah pilihan, melainkan kebutuhan mutlak.
Ia ingin memastikan seluruh fasilitas kesehatan, baik rumah sakit maupun Puskesmas di wilayahnya, segera meninggalkan cara-cara konvensional.
Dengan beralih ke sistem berbasis digital, Bupati menjamin pelayanan kepada masyarakat akan berjalan jauh lebih efektif, efisien, serta memiliki akurasi data kesehatan yang tinggi sehingga penanganan pasien lebih presisi.
Tak ingin wacana ini hanya berhenti di ruangan rapat, Bupati langsung menantang seluruh pemangku kepentingan—mulai dari Dinas Kesehatan, manajemen rumah sakit, para Kepala Puskesmas, hingga tenaga medis di garis depan—untuk berkolaborasi dan bersinergi.
Menurutnya, kecanggihan sistem tidak akan berarti apa-apa tanpa komitmen bersama dan kesiapan sumber daya manusia yang mumpuni untuk mengoperasikannya.
Tujuan akhir dari digitalisasi ini sangat jelas, Bupati ingin memberikan standar pelayanan publik terbaik demi mewujudkan masyarakat Kabupaten Gorontalo yang lebih sehat dan sejahtera.
Keseriusan agenda ini pun terlihat dari hadirnya para pejabat penting, mulai dari Wakil Ketua DPRD Provinsi dan Kabupaten Gorontalo, para Asisten, hingga seluruh Kepala Puskesmas yang siap mengeksekusi visi digital tersebut di lapangan.