UMKM

Sugondo: 21 Sekolah di Wilayah 3T Akan Tersentuh Layanan MBG

“Program ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Gorontalo. Karena itu, kita harus bersinergi agar pelaksanaannya berjalan lancar, tepat sasaran, dan berkelanjutan,” ujar Sugondo.
Gorontalokab - Kamis, 23 Oktober 2025, 11:55 WITA
Liputan: Administrator

LIMBOTO, Diskominfo — Sebanyak 21 sekolah tertinggal, terluar, dan terpencil (3T) di Kabupaten Gorontalo akan menjadi sasaran program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini ditargetkan menjangkau 1.604 siswa di 11 desa sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan kualitas gizi anak-anak sekolah dasar.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur, saat memimpin rapat koordinasi percepatan pelaksanaan MBG di ruang kerjanya, Kamis (23/10/2025). Rapat diikuti perwakilan Badan Gizi Nasional Provinsi Gorontalo, serta sejumlah kepala OPD lintas sektor, mulai dari Dinas Dikbud, Kesehatan, Pertanian, Ketahanan Pangan, hingga Keuangan dan PU-PR.

“Program ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Gorontalo. Karena itu, kita harus bersinergi agar pelaksanaannya berjalan lancar, tepat sasaran, dan berkelanjutan,” ujar Sugondo.

Ia menjelaskan, pelaksanaan program MBG akan dikelola melalui enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Pemerintah juga menyiapkan mekanisme pengawasan dan pengelolaan dana yang transparan, termasuk keterlibatan masyarakat dalam penyediaan bahan pangan lokal.

“Selain memenuhi kebutuhan gizi siswa, MBG juga diharapkan menggerakkan ekonomi desa. Bahan pangan akan diambil dari petani, nelayan, dan pelaku UMKM lokal,” tambahnya.

Sugondo optimistis, program ini akan memberi dampak besar bagi pemerataan layanan pendidikan dan kesehatan anak-anak di wilayah tertinggal. “Ini bukan sekadar soal makan bergizi, tapi investasi masa depan. Anak-anak yang sehat dan cerdas adalah fondasi Gorontalo yang berkemajuan,” tandasnya.

Adapun Sekolah 3T yang menjadi sasaran MBG itu tersebar di empat kecamatan, yakni meliputi wilayah Kecamatan Telaga terdiri dari 2 SD dan 2 SMP, Kecamatan Telaga Biru terdiri dari 3 SD, 3 SMP, Kecamatan Asparaga terdiri dari 2 SD, 1 SMP, dan Kecamatan Bongomeme terdiri 5 SD dan 3 SMP.

Liputan: Novi
Editor: Zulkifli Mile

Beranda Berita Dokumen Layanan Info
Aksesibilitas
Besar
Jumbo
Abu-abu
Kontras