LIMBOTO, Diskominfo - Peran Saka Nasional 2025 resmi berakhir dan meninggalkan banyak kenangan suka dan duka bagi para peserta, masyarakat Gorontalo, terlebih Panitia Pelaksana yang terdiri dari Dewan Kerja Daerah, DKN dan pemerintah Daerah.
Kegiatan berskala Nasional yang digelar di Bumi Perkemahan Bongohulawa pada tanggal 2 hingga 9 November berlangsung meriah, mulai dari persiapan hingga penutupan yang spektakuler.
Sebagai bentuk kerinduan sekaligus kepedulian, Bupati Gorontalo Sofyan Puhi didampingi Sekretaris Daerah Sugondo Makmur dan Asisten Administrasi Umum Haris Tome meninjau lokasi perkemahan pada Selasa malam (11/11/2025).
Dalam kunjungannya Terlihat pemandangan berbeda, Area yang sebelumnya ramai bak pusat kota mendadak sunyi, hanya ditemani beberapa lampu jalan serta segelintir orang yang terlihat tengah merapikan sisa perlengkapan.
Ironisnya, sejumlah fasilitas yang sebelumnya dibangun untuk mendukung kegiatan justru tampak rusak. Beberapa unit MCK terlihat dipreteli oleh oknum tak bertanggung jawab. Bahkan, sejumlah perlengkapan lain dilaporkan hilang. Kondisi ini membuat Bupati Sofyan Puhi tidak dapat menyembunyikan rasa kecewanya.
Bupati Sofyan Puhi meminta Sekda Sugondo Makmur untuk mengevaluasi petugas yang sebelumnya ditugaskan menjaga fasilitas di Bumi Perkemahan, Ia meminta pengawasan yang lebih ketat agar aset yang telah dibangun tidak kembali menjadi sasaran pengrusakan dan penjarahan.
Ia juga mengajak masyarakat sekitar untuk turut menjaga fasilitas yang ada. Menurutnya, meski pemerintah daerah telah menyiagakan personel pengamanan, keberhasilan menjaga aset publik tetap membutuhkan kerja sama masyarakat. Tanpa dukungan warga, upaya menjaga Bumi Perkemahan mustahil dilakukan secara optimal," tandasnya.