UMKM

Sukses Jadi Tuan Rumah PENAS XVII, Transaksi UMKM Kabupaten Gorontalo Lampaui Target

Pelaksanaan PENAS XVII memberikan dampak ekonomi signifikan bagi Kabupaten Gorontalo. Selama lima hari pelaksanaan ditambah H-1 pembukaan, transaksi UMKM lokal tercatat mencapai lebih dari Rp1,15 miliar.
Gorontalokab - 26 Jun 2026 03:54 WITA
Liputan: Riri Lihawa Editor: Zulkifli Mile
Sukses Jadi Tuan Rumah PENAS XVII, Transaksi UMKM Kabupaten Gorontalo Lampaui Target

LIMBOTO, DISKOMINFO – Kesuksesan Kabupaten Gorontalo sebagai tuan rumah Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 tidak hanya terlihat dari kelancaran penyelenggaraan kegiatan, tetapi juga dari meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Selama rangkaian pelaksanaan PENAS XVII, transaksi yang dibukukan para pelaku UMKM lokal tercatat melampaui Rp1,15 miliar. Capaian tersebut menunjukkan bahwa perhelatan nasional yang diikuti ribuan peserta dari seluruh Indonesia mampu menjadi penggerak ekonomi kerakyatan sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk unggulan daerah.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gorontalo, Viktor Asliku, mengatakan aktivitas perdagangan, baik secara digital maupun konvensional, mulai menunjukkan peningkatan signifikan sejak menjelang pembukaan hingga penutupan PENAS XVII.

"Sejak H-1 menjelang pembukaan, lapak UMKM kita sudah mulai dipadati pengunjung, baik dari kontingen daerah lain maupun masyarakat lokal. Perputaran uang terus meningkat seiring padatnya agenda kegiatan di area utama PENAS," ujar Viktor.

Menurutnya, produk olahan pangan khas daerah, kerajinan tangan, serta berbagai produk bernuansa budaya Gorontalo menjadi komoditas yang paling banyak diminati oleh peserta dan pengunjung.

PENAS XVII menjadi momentum penting bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk lokal kepada pasar nasional. Selain meningkatkan penjualan selama kegiatan berlangsung, ajang ini juga membuka peluang kemitraan dan perluasan jaringan pemasaran yang diharapkan memberi manfaat jangka panjang bagi pelaku usaha daerah.

Viktor menambahkan, Pemerintah Kabupaten Gorontalo melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan terus memberikan pendampingan dan dukungan kepada pelaku UMKM agar mampu memanfaatkan momentum tersebut secara maksimal.

"Keberhasilan capaian transaksi ini diharapkan menjadi stimulus positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperluas jaringan pasar produk unggulan Kabupaten Gorontalo di tingkat nasional pasca penyelenggaraan PENAS XVII," katanya.

Berdasarkan data Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gorontalo, transaksi UMKM pada H-1 pembukaan PENAS tercatat sebesar Rp85.985.500. Pada hari pertama pelaksanaan mencapai Rp290.822.500, hari kedua Rp251.931.000, hari ketiga Rp256.845.000, dan hari keempat sebesar Rp271.543.000.

Secara keseluruhan, total transaksi UMKM yang tercatat selama rangkaian kegiatan mencapai Rp1.157.127.000.

Capaian tersebut menjadi bukti bahwa PENAS XVII tidak hanya sukses sebagai ajang pengembangan sektor pertanian dan perikanan nasional, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan pendapatan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Gorontalo.

(Tim Redaksi)

Beranda Berita Dokumen Layanan Info
Aksesibilitas
Besar
Jumbo
Abu-abu
Kontras