UMKM

Lepas Pawai Hijratul Rasul, Bupati Sofyan Tanamkan Nilai Hijrah dan Cinta Rasul Sejak Dini

Bupati Gorontalo Sofyan Puhi melepas peserta Pawai Hijratul Rasul 1 Muharram 1448 Hijriah tingkat Kabupaten Gorontalo. Melalui kegiatan yang diikuti ribuan pelajar dan majelis taklim tersebut, pemerintah daerah ingin menanamkan nilai hijrah, kecintaan kepada Rasulullah SAW, serta pengenalan kalender Islam sejak usia dini sebagai bagian dari pembangunan karakter generasi muda.
Gorontalokab - 16 Jun 2026 14:07 WITA
Liputan: Riri Lihawa Editor: Zulkifli Mile
Lepas Pawai Hijratul Rasul, Bupati Sofyan Tanamkan Nilai Hijrah dan Cinta Rasul Sejak Dini

LIMBOTO, DISKOMINFO – Bupati Gorontalo Sofyan Puhi secara resmi melepas peserta Pawai Hijratul Rasul dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah tingkat Kabupaten Gorontalo yang dipusatkan di depan Rumah Adat Bandayo Poboide, Selasa (16/6/2026).

Pawai tersebut diikuti peserta dari berbagai kategori, mulai dari TK/PAUD, Sekolah Dasar, Madrasah, hingga kategori umum yang melibatkan majelis taklim dan kelompok masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan itu Wakil Bupati Gorontalo Tonny S. Junus, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Sugondo Makmur, Ketua dan Wakil Ketua TP-PKK Kabupaten Gorontalo, para staf ahli bupati, asisten, pimpinan OPD, serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Sofyan Puhi mengatakan bahwa pelaksanaan Pawai Hijratul Rasul memiliki makna penting dalam memperkenalkan sejarah Islam dan menanamkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW kepada generasi muda sejak usia dini.

Menurutnya, keterlibatan anak-anak dalam kegiatan tersebut menjadi sarana edukasi yang efektif untuk mengenalkan peristiwa hijrah Rasulullah SAW sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap ajaran Islam.

“Melalui kegiatan ini anak-anak dapat mengenal sejarah hijrah Rasulullah SAW sehingga rasa cinta kepada Rasulullah dapat tertanam sejak usia dini. Mereka juga belajar mengenal kalender Islam dan memahami makna Tahun Baru Hijriah,” ujar Sofyan.

Ia menjelaskan, peringatan Tahun Baru Islam yang rutin dilaksanakan setiap tahun bukan sekadar kegiatan seremonial keagamaan, tetapi merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam membangun karakter masyarakat yang berlandaskan nilai agama dan budaya.

Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus ditopang oleh pembangunan mental dan spiritual masyarakat.


“Pemerintah Kabupaten Gorontalo berkomitmen bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada aspek fisik semata, tetapi juga harus berjalan seiring dengan pembangunan karakter, moral, dan spiritual masyarakat,” tegasnya.

Bupati menambahkan, nilai-nilai hijrah yang diajarkan Rasulullah SAW mengandung semangat perubahan menuju kehidupan yang lebih baik, yang relevan diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam pembangunan daerah.

Di akhir sambutannya, Sofyan menyampaikan apresiasi kepada para guru, pembina, orang tua, serta seluruh peserta yang telah berpartisipasi dan menyemarakkan peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.

“Terima kasih kepada seluruh guru, pembina, dan adik-adik peserta yang telah berpartisipasi dengan penuh semangat. Semoga Tahun Baru Islam 1448 Hijriah membawa keberkahan, kedamaian, dan peningkatan ketakwaan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Gorontalo,” ungkapnya.

Pawai Hijratul Rasul berlangsung meriah dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Tahun Baru Islam yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Gorontalo sebagai upaya memperkuat nilai-nilai keagamaan, budaya, dan kebersamaan di tengah masyarakat.

(Tim Redaksi)

Beranda Berita Dokumen Layanan Info
Aksesibilitas
Besar
Jumbo
Abu-abu
Kontras