LIMBOTO, Diskominfo - Pemerintah Kabupaten Gorontalo mulai menyiapkan infrastruktur dan basis produksi pertanian untuk menyambut sekitar 30 ribu peserta pada Pekan Nasional (Penas) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) XVII yang dijadwalkan berlangsung Juni 2026.
Langkah awal ditandai dengan penanaman perdana di Kelurahan Hepuhulawa, Kecamatan Limboto, Senin (30/3/2026), yang merupakan bagian dari konsep pameran pertanian berbasis hasil atau showcase farming.
Sejumlah komoditas unggulan seperti padi, jagung, dan tanaman pangan mulai dibudidayakan dengan perhitungan siklus tanam agar dapat dipanen saat pelaksanaan Penas.
Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, menyatakan persiapan ini tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan kegiatan, tetapi juga diarahkan untuk memberi dampak ekonomi langsung bagi masyarakat.
Menurutnya, kehadiran puluhan ribu peserta dari seluruh Indonesia menjadi peluang besar bagi sektor usaha lokal, khususnya kuliner, pertanian, dan jasa penginapan.
Pemerintah daerah juga menyiapkan sekitar 6.000 rumah warga sebagai homestay dalam radius kurang lebih 7 kilometer dari lokasi utama kegiatan.
Selain itu, berbagai infrastruktur pendukung terus dimatangkan untuk memastikan kelancaran mobilitas dan kenyamanan peserta selama kegiatan berlangsung.
Sofyan menegaskan, konsep penanaman yang dilakukan sejak dini bertujuan agar peserta tidak hanya melihat, tetapi juga merasakan langsung hasil pertanian Gorontalo.
Ia menambahkan, momentum Penas KTNA diharapkan menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkuat posisi Gorontalo sebagai salah satu daerah pengembangan sektor pertanian di tingkat nasional.
Kegiatan ini turut dihadiri Gubernur Gorontalo, Kapolda Gorontalo, unsur Forkopimda, serta pimpinan OPD tingkat provinsi dan kabupaten.
Tim Redaksi