UMKM

Dukung UMKM Go Digital, Pimpinan Daerah Hadir Lengkap pada Puncak Karnaval Ketupat Isimu

Bupati Gorontalo Sofyan Puhi bersama seluruh jajaran pimpinan daerah menghadiri Karnaval Wisata dan Budaya Ketupat Street Coffee Isimu sebagai bentuk dukungan terhadap digitalisasi UMKM dan penetapan kawasan kuliner legal di wilayah Tibawa.
Gorontalokab - Sabtu, 28 Maret 2026, 00:35 WITA
Liputan: Febby Editor: Zulkifli Mile
Dukung UMKM Go Digital, Pimpinan Daerah Hadir Lengkap pada Puncak Karnaval Ketupat Isimu

TIBAWA, DISKOMINFO – Pemerintah Kabupaten Gorontalo memberikan dukungan penuh terhadap akselerasi ekonomi digital dan pariwisata daerah. Hal ini terlihat dengan hadirnya Bupati Gorontalo, H. Sofyan Puhi bersama jajaran pimpinan daerah dalam formasi lengkap pada malam puncak Karnaval Wisata dan Budaya Ketupat Street Coffee Isimu, di Desa Isimu Selatan, Jumat (27/03/2026).

Hadir mendampingi Bupati, Wakil Bupati Tonny S. Junus, Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo, serta Sekretaris Daerah Sugondo Makmur. Kehadiran para pimpinan daerah ini merupakan bentuk apresiasi atas kreativitas luar biasa para pelaku UMKM dan panitia penyelenggara dalam mengemas tradisi Lebaran Ketupat menjadi ajang promosi wisata yang unik.

Dalam kesempatan itu, Bupati Sofyan menyampaikan kebanggaannya atas kemajuan UMKM di kawasan Isimu yang kini telah merambah ekosistem digital. 

Terlihat, seluruh transaksi kuliner di kawasan tersebut kini diarahkan menggunakan sistem pembayaran nontunai (digitalisasi) dengan QRISS.

"Pelaksanaan kegiatan ini sangat luar biasa. Apalagi, seluruh pelaku UMKM di sini telah mendapatkan pendampingan untuk penerapan pembayaran nontunai. Alhamdulillah, saat ini transaksinya sudah berjalan secara digital," ungkap Sofyan.

Sebagai langkah konkret penguatan legalitas, Bupati mengumumkan bahwa Pemerintah Kabupaten Gorontalo telah resmi menerbitkan Surat Keputusan (SK) Bupati terkait penetapan Isimu sebagai salah satu kawasan kuliner legal di Kabupaten Gorontalo. 

Penetapan tersebut bertujuan agar para pedagang memiliki payung hukum yang kuat dan kawasan ini memiliki ciri khas yang diakui secara daerah.

Selain legalitas, Bupati juga memaparkan strategi pemberdayaan ekonomi dengan menugaskan 12 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai pengampu bagi kemajuan UMKM. Langkah ini diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi kreatif di setiap wilayah.

"Kami ingin UMKM kita naik kelas. Melalui penetapan kawasan kuliner dan pendampingan dari OPD, pemerintah hadir untuk memastikan ekosistem usaha masyarakat terus berkembang," terangnya. 

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ketua TP-PKK, Ketua DWP, jajaran pimpinan OPD, Camat Tibawa, serta para tokoh masyarakat yang antusias menyaksikan semarak karnaval budaya di sepanjang koridor jalan utama Isimu.

(Tim Redaksi)

Beranda Berita Dokumen Layanan Info
Aksesibilitas
Besar
Jumbo
Abu-abu
Kontras