Terbukti Melaksanakan 8 Aksi Konvergensi Penurunan Stunting, Nelson Terima Penghargaan Dari Kemendagri

PSX 20220707 105812
PSX 20220707 105812

MAKASAR – Pemerintah Kabupaten Gorontalo sejak awal kepemimpinan Bupati Nelson Pomalingo terus komitmen menurunkan angka stunting di daerah ini.

Atas komitmen itu dari hasil penilaian kinerja pelaksaan 8 aksi konvergensi penurunan stunting Kabupaten Gorontalo tahun 2021 tingkat Provinsi Gorontalo, Nelson Pomalingo menerima penghargaan dari kementerian dalam negeri ( Kemedagri), Kamis (7/7/2022) di Hotel Gammana Makasar, Sulawesi Selatan.

Menariknya, raihan penghargaan ini pun karena Bupati Nelson sudah berulang menjadi pemateri nasional maupun internasional dalam hal penanganan penurunan stunting di Kabupaten Gorontalo.

Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo menyampaikan ucapan terima kasih Kepada Pemerintah Provinsi Gorontalo, khususnya kepada tim penilai kinerja pelaksanaan 8 aksi konvergensi stuntinh tahun 2021 di Kabupaten Gorontalo.

Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo Menerima Penghargaan Dari Kemedagri RI

Penilaian ini Kata Nelson, dalam rangka untuk melihat sampai sejauh mana kinerja Pemerintah Kabupaten Gorontalo dalam melaksanakan 8 aksi konvergensi penurunan stunting yang diwajibkan oleh pemerintah pusat.

“Atas penilaian itu karena Kabupaten Gorontalo setiap tahunnya berhasil menurunkan angka stunting, Tahun 2018 berkisar 10.7 persen menjadi 4.5 persen tahun 2021,” ucap Nelson

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada semua Pimpinan OPD dan camat hingga kepala desa. Karena Pada saat penilaian baik dokumen maupun di lapangan, aksi konvergensi betul- betul dilaksanakan oleh OPD terkait, terjadi kolaborasi yang baik

” Di buktikan langsung pada saat panelis berkunjung ke rumah- rumah yang mempunyai anak stunting Penanganan spesifik maupun sensitif sudah dilaksanakan secara baik,Artinya 8 aksi konvergensi betul- betul dilaksanakan,” ujar Nelson.

Bupati dua periode itu menegaskan, bahwa Kabupaten Gorontalo telah melaksanakan 8 aksi konvergensi penurunan stunting untuk tahun 2021 sesuai juknis dan pedoman pelaksanan 8 aksi yang diterbitkan oleh kemedagri – ditjen Bina Bangda

Lebih lanjut Nelson mengatakan, kunci keberhasilan dalam penurunan stunting adanya konvergensi dan kolaborasi dari semua srakeholder atau lintas sektor mulai dari pemerintah pusat, provinsi, Kabupaten, kecamatan dan desa/ kelurahan

” Saya berharap kepada semua lintas sektor dan satkeholder agar meningkatkan kinerja dalam penurunan stunting yang menjadi prioritas nasional dimana pada tahun 2024 target Nasional 14 persen” harap Nelson.

Untuk diketahui, adapun desa/ kelurahan lokus sampe untuk penilaian kinerja meliputi Desa Daenaa Kecamatan Limboto Barat, Kelurahan Tilihua Kecamatan Limboto, Desa Bulota Kecamatan Telaga Jaya, Desa Mongolato Kecamatan Telaga

Berbagai inovasi yang mendukung kinerja penurunan stunting adalah wisuda balita yang sudah imunisasi dasar lengkap, Sistem arisan donor darah ( Sidora),Syiar Germas dan saung germas,Gebyar pekan sayang ibu dan anak ( PSIA),Tim gegas,gemar pedas ( Gerakan masyarakat peduli asi ekslusif).

Catatan, di Provinsi Gorontalo ada tiga daerah Dilakukan penilaian kinerja pelaksaan 8 aksi konvergensi penurunan stunting tahun 2021. Antara lain, Kabupaten Boalemo, Kabupaten Pohuwato dan Kabupaten Gorontalo terbukti terbaik pertama atas penilaan kemendagri – ditjen Bina Bangda.

Lipuatan: Irfan Mohamad

Artikel ini dapat dikutip seutuhnya dengan syarat mencantumkan link sumber: https://gorontalokab.go.id

 

Bagikan artikel:

Berita lainnya...

Kategori Pemberdayaan

FACEBOOK PAGE