Peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan/peningkatan ekonomi kerakyatan digenjot melalui potensi yang ada di setiap wilayah kecamatan. Berikut beberapa kebijakan yang diterapkan untuk mendongkrak potensi daerah dengan sistem kewilayahan:Menjadikan wilayah Telaga dan sekitarnya sebagai pusat perdagangan dan pemukiman ekonomi kreatif
Menjadikan wilayah Limboto dan sekitranya sebagai ‘Madinatul ‘Ilmi’, sebagai pusat pemerintahan, pendidikan, budaya, dan kesehatan.
Menjadikan wilayah Isimu dan Pulubala sebagai pusat perhubungan, perdagangan dan industri
Menjadikan wilayah Boliyohuto sebagai pusat pertanian dan agroindustri
Menjadikan wilayah Batudaa sebagai pusat peternakan dan perikanan.
Setiap pusat  perdagangan, pemukiman, pemerintahan, pendidikan, kesehatan, perhubungan, perindustrian, pertanian, peternakan, dan perikanan terkoneksi satu sama lain dengan mengandalkan pelabuhan laut atau transportasi darat, dan atau udara.