Seluruh Anak Didik Divaksin Sebelum Pembelajaran Tatap Muka

LIMBOTO – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Gorontalo melaksanakan vaksinasi kepada para peserta didik untuk persiapan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. Pelaksanaannya dicanangkan oleh Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo di SMP Negeri 1 Telaga Biru, Rabu (25/08/2021).

“Pelaksanaan Vaksinasi bagi peserta didik ditargetkan selesai selama 2 minggu kedepan termasuk para guru dan orang tua”, kata Bupati Nelson.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Gorontalo akan melangsungkan sistem belajar tatap muka terbatas mulai 1 September 2021, namun dengan catatan, seluruh pelaku pendidikan sudah di vaksin atau minimal 70-80 persen termasuk guru dan orang tua.

Langkah vaksinasi bagi kalangan pendidikan nampak menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Gorontalo untuk menekan pengaruh besar efek pandemi Covid-19 dibidang pendidikan. Karenanya Nelson menegaskan sistem PTM terbatas juga akan didampingi dengan sistem pembelajaran secara daring (dalam jaringan).

“Sebab dampak Covid-19 sangat berpengaruh pada sektor pendidikan, maka pembelajaran tatap muka penting sambil juga dilakukan pembelajaran secara daring”, jelasnya.

Selama pandemi Covid-19, ternyata tak hanya pembelajaran di depan kelas terhenti, kondisi ini juga telah memicu banyak anak didik di Kabupaten Gorontalo putus sekolah. Disinyalir, kurang lebih 400 orang putus sekolah dan ada yang sudah menikah. Selain itu, murid yang duduk dibangku kelas 1 dan 2 SD didapati belum bisa membaca.

“Karena itu belajar membaca harus dilakukan secara tatap muka, untuk masa depan anak bangsa segera dilakukan tindakan dengan cara cara seperti ini,” jelas Prof. Nelson.

(rif/jn)

Bagikan artikel: