Sekian Lama Terisolir, Akhirnya Dulamayo Barat Di Jaman Bupati Nelson Nikmati Program Pembangunan

BAGIKAN

Sesuai program yang sudah di gemakan yakni Nyata Dalam Perjuangan (NDP) atau Nomaden, pemerintah daerah Kabupaten Gorontalo di hari ke 2 pelaksanaan kegiatan tersebut menyisir semua Desa di Dulamayo Cs.

Dalam kunjunganya tersebut, Bupati Kabupaten Gorontalo, Nelson Pomalingo di dampingi Ketua TP-PKK Dr. Fory Naway dan pimpinan OPD mengunjungi Desa Dulamayo Barat. Kamis, 31/10/19

Lewat kunjungan itu, Bupati Gorontalo, melakukan beberapa hal seperti, mengresmikan rumah Nyaman dan Pantas, sarana olahraga (Sorga) dan peninjauan jalan desa.

Rumah Nyaman dan Pantas adalah program bantuan stimulan perumahan (BSPS), di Desa Dulamayo Barat ini sudah 28 unit yang sudah terealisasi.

Dalam sambutanya, Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman, Doni Lahati menyampaikan, lewat program ini khusus Desa Dulamayo Barat sudah ada 28 unit rumah yang sudah di bangun.

” Bantuan rumah Nyaman dan Pantas atau rumah (NP), ini yang sudah di realisasi khusus Desa Dulamayo Barat sudah 28 ribu unit, dan tahun depan yang sudah di usulkan secara keseluruhan kurang lebih 4 ribu unit “. Ucap Doni

Di tempat yang sama, Bupati Nelson Pomalingo menuturkan, untuk Dulamayo Barat dan Desa Talumelito akan di perbaiki jalananya agar lebih memudahkan masyarakat.

” Tahun depan kita akan buka badan jalan yang menghubungkan Desa Dulamayo Barat dan Desa Talumelito, agar semua jalan yang ada di Dulamayo Cs ini, sudah bisa memanfaatkan infrastruktur secara merata “. Jelas Nelson

Orang nomor satu di Kabupaten Gorontalo itu menjelaskan, dengan di bukannya akses jalan yang menghubungkan antara 2 Desa tersebut, lebih menarik wisatawan dan lain-lain untuk berkunjung ke puncak Dulamayo.

” Karena dengan adanya jalan yang bagus, ini menarik untuk orang-orang yang akan datang ke Dulamayo ini, karena potensi yang ada di sini itu luar biasa “. Ujar Nelson

Terakhir, Bupati Nelson menegaskan, agar masyarakat Dulamayo Cs tidak merusak lingkungan sekitar yang ada di kawasan hutan pendidikan tersebut.

” Saya tekankan, untuk masyarakat jangan merusak lingkungan karena ini bisa memicu terjadinya bencana alam, karena jika terjadi bencana kita sendiri yang akan rugi “. Tegasnya

BAGIKAN