Sekda Katakan, Pemilu Merupakan Fenomena Bagi Negara Demokrasi Maju

  • Zulkifli Mohi
  • 24/03/2019
  • Komentar Dinonaktifkan pada Sekda Katakan, Pemilu Merupakan Fenomena Bagi Negara Demokrasi Maju

LIMBOTO,- Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Ir. Hadijah U. Tayeb, MM mengatakan, Pemilihan Umum (Pemilu) telah menjadi fenomena bagi Negara yang telah maju demokrasinya termasuk Indonesia. Namun fenomena Pemilu menunjukan bahwa pelaksanaannya tidak lepas dari berbagai pelanggaran dan kecurangan. Olehnya kata Sekda dalam konsep tersebut integritas pemilu menjadi sangat penting.

“Sejatinya pemilu harus berjalan baik secara prosedural dan substansial. Karena prasyarat pemilu menggariskan adanya kebebasan dalam memilih, terwujudnya partisipasi masyarakat, dan arena berkompetisi politik yang fair.” Papar Sekda pada saat membuka pelaksanaan kegiatan Penyuluhan Hukum Terpadu dengan tema Mewujudkan Pemilu Yang Berintegritas yang berlangsung di Aula Kantor Desa Pone, Limboto Barat, Selasa (19/03).

Sekda juga dalam sambutanya mengingatkan warga untuk tidak serta merta mempercayai setiap berita hoax ataupun isu yang tidak bisa dipercaya kebenarannya.

“Isu yang ingin memecah belah kita mendekati pelaksanaan pemilu begitu santer beredar. Utuk itu kita jangan terlalu cepat percaya dengan semua isu ataupun kabar yang beredar dari sumber-sumber yang tidak kredible. Bijaksanalah dalam menerima dan mencerna setiap berita yang diterima. Intinya mari kita jaga persatuan dan kesatuan demi keutuhan Negara Kesatuan Kita Republik Insonesia.” Tegas Sekda.

Diakhir sambutanya Sekda mengajak warga yang hadir pada kegiatan tersebut yang merupakan perwakilan dari seluruh elemen masyarakat di Wilayah Limboto Barat untuk tidak lupa menggunakan hak pilihnya pada tanggal 17 April 2019 nanti.

“Saya atas nama Pemerintah Daerah berharap kepada semua wajib pilih untuk tidak golput. Manfaatkan suara anda untuk masa depan Negara kita kedepan.” Tandasnya

Kegiatan ini menghadirkan 4 orang Narasumber yakni dari Ketua BAWASLU Provinsi Gorontalo, Ketua KPU Provinsi Gorontalo, perwakilan dari Kejaksaan Tinggi dan Polda Gorontalo. (IRF)

Bagi artikel