Risan: Boliyohuto Cs ‘Merdeka’ di Era Nelson Pomalingo

Menyambut kemerdekaan Republik Indonesia ke 74, Pemerintah Kecamatan Boliyohuto menggelar serangkaian kegiatan. Acara dibuka Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo. Peringatan kemerdekaan diawali deviley dari 10 desa yang dipusatkan dilapangan desa Bumela Kecamatan Boliyohuto. Turut hadir Sekretaris Daerah Ir. Hadijah Thayeb, Assisten Pemerintahan Drs. Selmin Papeo, Kepala Dinas Perhubungan Ruslan Tatu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Haris Tome, Kepala Dinas Satpol Udin Pango dan Kepala Bagian Kehumasan dan Protokoler  Dr. Herman Umar.

 

Ketua Panitia Pelaksana perayaan HUT, Risan Pakaya, SHi, dalam laporannya mengemukakan kawasan Boliyohuto cs mulai merasakan kemerdekaan. Berbagai infrastruktur yang dibangun Pemeruntah Kabupaten Gorontalo, seperti, Rumah Sakit  Boliyohuto, Rancangan pembangunan pelabuhan Bilato yang sudah pada tahapan akhir persiapan pembangunannya dan Puskesmas diwilayah Barat Kabupaten Gorontalo menjadi bukti wilayah Boliyohuto mulai merasakan hasil kemerdekaan.

“Kegiatan menyambut kemerdekaan Republik Indonesia tingkat kecamatan Bilato, yang digelar dari tanggal 9 hingga 17 Agustus 2019  akan dilaksanakan lomba cerdas cermat, gerak jalan, bola kaki dangdut, vokalia dan kebersihan dengan pesertanya berasal dari  karang taruna, opd dan siswa siswa sekecamatan Bilato.

Camat Bilato, Suharto Pomalingo dalam laporannya menyampaikan bahwa tujuan pelaksanaan kegiatan ini mempererat silaturahmi masyarkat dan merawat rasa nasionalisme masyakarat yang terasa meredup akibat terpaan era digital dewasa ini.
“Oleh karena itu kegiatannya dibagi dua saja yaitu berisi tentang pengetahuan terhadap aparatur dan kedua yang dapat menghibur masyarakat” tandas suharto pomalingo yg pernah menjabat Sekretaris Dinas Perikanan Kabupaten Gorontalo.

 

 

Bupati Gorontalo dalam sambutannya menyampaikan kebanggaannya terhadap kegiatan ini karena memberikan gambaran tidak ada lagi perbedaan antara bilato dan limboto dibuktikan semarak kegiatannya yang sama, dan paling penting ada kebersamaan dan keikhlasan masyarakat dalam membangun Kabupaten Gorontalo yang merupakan inti semangat membangun daerah.

“Daya juang para pendahulu, rasa nasionalisme dan cita cita mereka menjadi modal dasar utama dalam membangun Kabupaten Gorontalo, dan dengan semangat itu maka pemerintah melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah menambah anggarannya untuk pembangunan Rumah Sakit Boliyohuto sebesar 4 milyar agar tahun bisa segera dinikmati masyarakat dikawasan Boliyohuto cs. Intinya cita cita harus dituntaskan”, tandas Nelson dengan penuh semangat.

Bagikan: