Satu Camat Selamatkan Satu Mata Air!

LIMBOTO, Pemerintah Kabupaten Gorontalo nampak selaras sehingga mendukung penuh program Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi II dalam menyelamatkan mata air. Pasalnya, penebangan liar ditengarai mulai menyebabkan kekeringan dan mengancam sumber-sumber air yang ada. Kepala BWS Sulawesi II, Jeanne M. Wagey, pada penanaman bibit pohon di Desa Dulamayo Selatan Kecamatan Telaga Biru, mengatakan, aksi tanam tersebut dalam rangka mengisi peringatan hari air sedunia ke-25. Ia menyebut rangkaian kegiatan penanaman sebagai ekspedisi penyelematan mata air.

“Di kawasan ini terdapat sumber-sumber mata air, ada agrometrim sebagai infrastruktur konservasi air dan tanaman. Ini harus dijaga dan dimanfaatkan”, kata Jeanne yang mengundang musisi tenar dan aktivis lingkungan hidup, Ully Sigar Rusady, yang mengkampanyekan peduli lingkungan pada penanaman pohon di Hutan Damar Dulamayo Selatan, Kamis (23/3).

Kepedulian terhadap lingkungan dan sumber mata air yang digelar BWS dan Pemda Kabupaten Gorontalo, ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama menjaga lingkungan ancaman berbagai faktor oleh segenap peserta yang hadir.

Di kesempatan itu, Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo yang juga fokus memberi perhatian terhadap keselamatan lingkungan, menyatakan, pihaknya mendukung serius terhadap upaya keselamatan mata air. Bahkan ia mulai mewajibkan setiap camat dalam menyelamatkan mata air. “Saya mengharuskan setiap camat paling tidak menyelematkan satu mata air, sehingga ada satu mata air yang diselamatkan di wilayah kecamatan. Ini saya canangkan mulai hari ini setelah kita memperingati hari air pada Selasa kemarin”, ungkap Bupati Pomalingo.

Program penyelamatan lingkungan memang telah menjadi unggulan Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo. Bupati menyatakan hal tersebut telah dituangkan dalam rencana pembangunan jangka menegah daerah (RPJMD), sekaligus diarahkannya dukungan penganggaran melalui pemerintah desa untuk menyelamatkan lingkungan.

Dalam ekspedisi penyelematan mata air di kawasan konservasi, jajaran Pemda Kabupaten Gorontalo, BWS Sulawesi II, di dukung TNI, Polri, para mahasiswa Universitas Muhammadiyah Gorontalo dan Politekes Kemenkses, yang tengah menyelenggarakan kuliah kerja lapangan di Telaga Biru. *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *