LIMBOTO, Pemerintah selalu punya beragam upaya dan program untuk menjaga kondisi stabilitas daerah. Hal itu diungkapkan Ketua I Tim Terpadu Penanganan Konflis Sosial Kabupaten Gorontalo, Hadijah U. Tayeb dalam rapat koordinasi dan evaluasu (rakorev)  kinerja tahun 2016 sekaligus pelaporan pesiapan aksi tahun yang berlangsung di aula Badan Kesbanglinmas Kabupaten Gorontalo, Selasa (4/4) lalu.

Hadir dalam kegiatan itu unsur TNI, Polri, Kejaksaan Tinggi serta para camat sebagai wakil kewilayahah di daerah Kabupaten Gorontalo yang diharap menjadi bagian terdepan dari rencana aksi  tim terpadu ini dalam program penanganan konflik sosial daerah.

Untuk penanganan konflik sosial, tim tersebut membagi tugas dan akan melancarkan kegiatan penanaman nilai-nilai wawasan kebangsaan, politik, keamanan batas wilayah/daerah, penciptaan stabilitas aktivitas ekonomi industri, pengawasan penggunaan lahan dan sumber daya alam.

Pada kesempatan itu, Ketua I Tim Terpadu Penanganan Konflis Sosial Kabupaten Gorontalo, Hadijah U. Tayeb, yang juga Sekretaris Daerah itu menekankan aparatur kecamatan dapat meningkatkan kapasitas dalam hal penanganan konflik sosial ditiap tiap kecamatan, khususya dalam mencegah atau menyelesaikan konflik. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *