Lompat ke konten

Pemerintah Kabupaten Gorontalo

PGRI Kabupaten Gorontalo Gelar Konferensi Kerja III

PSX 20220805 151332

MANADO – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Gorontalo menyelenggarakan Konferensi Kerja III Tahun 2022 masa bakti 2020-2025 bertema. Bangkit Guruku Maju Negeriku Indonesia Tangguh dan Indonesia Tumbuh.

Konferensi III PGRI yang dibuka resmi Bupati Gorontalo Prof. Nelson Pomalingo di Hotel Grand Whizz Mega Mas Kota Manado di intergrasikan dengan Louncing Tanda Tangan Elektronik Jumat, (05/08/22).

Bupati Nelson mengatakan, konferensi III adalah satu kewajiban organisasi PGRI Kabupaten Gorontalo mengevaluasi program dan perencaan kedepan yang akan dilakukan terutama pengembangan karir bagi guru maupun P3K lebih Profesional.

Pembukaan Konferensi Kerja III Tahun 2022 PGRI Kabupaten Gorontalo, masa bakti 2020-2025

“Saya menghimbau, PGRI dapat memberikan masukan kepada Pemerintah Daerah termasuk akan dilibatkan ketika melakukan mutasi nanti akan dibahas bersama dengan PGRI sebab mereka yang lebih tau kwalitas Kepala Sekolah, Guru pendidik dan tenaga pendidikan lainnya,” Imbuhnya.

Selain itu beasiswa bagi guru paud, ia menyampaikan selama tiga tahun terakhir masih berjalan.

Sehingga Nelson sudah menghimbau kepada TAPD Pemkab Gorontalo untuk di programkan dalam APBD perubahan tahun ini beasiswa.
bagi guru paud.

“Beasiswa ini tahun ini untuk meningkatkan SDM sektor pendidikan” tandas Nelson

Sementara itu Ketua PGRI Kabupaten Gorontalo Prof. Fory Naway menjelaskan bahwa kegiatan ini menindaklanjuti hasil konkernas maupun konkenprov.

“Bertujuan untuk menyampaikan hasil kinerja selama satu tahun dijadikan bahan evaluasi, serta membuat inovasi meningkatkan program kegiatan terutama peningkatan kapasitas guru, kesejateraan, kwalitas,” ucap Ketua PGRI.

Konferensi Kerja III Tahun 2022 PGRI Kabupaten Gorontalo masa bakti 2020-2025

Tak hanya menjadi evaluasi program namun ajang silahturahmi jajaran PGRI Kabupaten Gorontalo, disamping itu pula menyusun program yang jitu kedepan.

Membentuk lembaga Bantun Hukum (LBH) dalam penaganan masalah yang masuk dalam PGRI serta pendamping dari Pemerintah Daerah selaku Layor, termasuk memikirkan tenaga guru P3K.

“Rekrutmen P3K saat ini dilihat dari kompotensi lama kerjanya dan kapasitasnya, saya berharap komitmen seluruh cabang PGRI karena yang mengetahui kwalitas guru di tingkat bawah,” ujar Fory

Disisi lain, kami diminta menjadi bermitra dalam memberikan masukan di setiap rekrutmen dan rotasi jabatan kepala sekolah untuk membahas secara bersama antara Dinas Pendidikan dan PGRI.

“Rekrutmen maupun rotasi ini di analisis bersama denga baik akan diketahui potensi – potensi guru yang layak menjadi tenaga pendidik profesional, sehingga di jadikan guru penggerak, sekolah pengerak dan Kepala Sekolah,” tambahnya.

Liputan: Irfan Mohamad
Pewarta: Riri Lihawa

(Artikel ini dapat dikutip seutuhnya dengan syarat mencantumkan link sumber https://gorontalokab.go.id.)

Bagikan artikel:
Secured By miniOrange