Seni beladiri tradisional daerah Gorontalo (Langga) tampil dalam pembukaan FPDL 2017. (Foto: Adhi Winata).

LIMBOTO – Pertunjukan Budaya mewarnai pembukaan Festival Pesona Danau Limboto (FPDL) Tahun 2017. Kegiatan dibuka Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arief Fakrullah yang juga mantan Plt. Gubernur Gorontalo, Kamis (21/9) bertempat di pesisir Danau Limboto.

Dalam arak-arakan melintasi danau Limboto itu pun dominan diwarnai penampilan budaya lokal daerah Gorontalo. Masing-masing utusan dari berbagai penjuru wilayah di daerah ini menyuguhkan materi khasanah sendi-sendi kehidupan sosial masyarakat, seperti langga (bela diri), tenggedi (permainan tradisional) hingga beragam kreasi menarik lainnya.

Foto: Adhi Winata

Pembukaan Festival Pesona Danau Limboto tahun 2017 disaksikan lebih dari 2.000 masyarakat pengunjung, karenanya sajian budaya lokal yang dominan itu cenderung menyiratkan besarnya upaya mempromosikan kekayaan budaya ke masyarakat luas, sedangkan disisi lain Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo nampak getol menggalang partisipasi masyarakatnya untuk mencintai setiap potensi yang berkaitan dengan Danau Limboto.

 

Pesona Danau Limboto

Keberadaan Danau Limboto kini telah menjadi destinasi wisata yang menyuguhkan kesan dan pesona yang tak mungkin terlupakan oleh siapa pun yang pernah berkunjung ke danau ini. Hamparan air membentang luas serta aktivitas para nelayan tak luput diabadikan para fotografer dari berbagai penjuru. Disudut danau pun terdapat lokasi wisata air panas yang terkenal, yakni kawasan obyek wisata Pentadio Resort.

Sebagai bentuk promosi ke khalayak umum melalui ajang FPDL 2017, Panitia Penyelenggara menggelar berbagai event di dalamnya, sepert, tiathlon dengan rangkaian bersepeda – lari dan mendayung perahu, lomba lari 10 kilometer fisih di Danau Limboto, lomba kriya eceng gondok, lomba masak/kuliner khas daerah, pagelaran budaya dan berbagai workshop menyangkut pelestarian danau Limboto yang memang tengah kritis penyempitan dan pendangkalan.

Prof. Zudan Arief Fakrullah pada kegitan itu berharap penyelengaaraan festival tersebut akan mampu menarik 40.000 wisatawan nusantara dan manca negara. (*)