Pertanian

Potensi pertanian merupakan program prioritas pembangunan Kabupaten Gorontalo yang dalam pengembangannya didukung oleh beberepa poin-poin sebagai berikut :

A. Tanaman Pangan

 

 

B. Hortikultura

Tanaman sayuran, buah- buahan, biofarmaka, dan tanaman hias yang diambil hasilnya/dipanen pada periode pelaporan. Pengembangan Hortikultura di Kabupaten Gorontalo terfokus pada tanaman sehari-hari seperti Mangga, Jeruk, pepaya, pisang, Nenas, Durian, Alpukat, Belimbing, Duku/Langsat, Jambu Biji dan Jambu air, nangka, salak, sirsak dan cabai.

Di Kabupaten Gorontalo tanaman pisang memiliki Luas sebesar 25,674 ton. Tanaman Mangga memiliki produksi terbesar 9,561 ton dan Nangka memiliki produksi sebesar 3,235 ton.

 

C. Perkebunan

Sektor perkebunan di Kabupaten Gorontalo tahun 2016, produksi beberapa komoditi adalah: kapuk 121 ton, dan kelapa 22.812 ton.

 

D. Peternakan

Jumlah ternak di Kabupaten Gorontalo di tahun 2016 berturut-turut: Sapi potong 81.588 ekor, Kambing 45.724 ekor, dan kuda 794 ekor. Unggas berjumlah masing-masing: Ayam ras 3.257.628 ekor, ayam buras 455.372 ekor, dan itik 16.731 ekor.

 

E. Perikanan

Potensi perikanan dengan model budidaya Perairan umum sangat besar karena memiliki 314 Ha dengan pemanfaatan sebesar 44.3 Ha. Kegiatan budidaya ini berpotensi pengembangan sebesar 269 ha. Potensi dengan kegiatan budidaya melalui Kolam juga terhitung besar yakni sebesar 204 Ha dan pemanfaatan seluas 78.81, sedangkan pengembanganya sebesar 124.19 ha.

Bagi artikel