Kabupaten Gorontalo tak berpuas diri raih KLA Madya

Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo menerima penghargaan KLA Madya Tahun 2018 dari Menteri PPPA, Yohana Yambise, dalam peringatan HAN Tahun 2018 di Surabaya, (Selasa) 24/7. (FOTO:Ir).

 

SURABAYA – Pemerintah Kabupaten kembali meraih penghargaan kota layak anak (KLA) kategori Madya di tahun 2018. KLA merupakan program Kementarian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Gorontalo diserahkan langsung Menteri PPPA, Yohana Yambise, kepada Bupati Gorontalo, Prof. Dr. Ir. Nelson Pomalingo, M.Pd, dalam acara Peringatan Hari Anak Nasional 2018 di Kota Pahlawan, Surabaya, Selasa (24/7).

Dalam proses penganugerahan KLA tahun 2018, sebelumnya Tim Penilai KLA melihat adanya implementasi Pemda Kabupaten Gorontalo di lapangan, termasuk kunci utama penyelenggaraan program (executive review) yang menjadi landasan pelayanan serta perlindungan ibu dan anak.

Bupati Gorontalo usai menerima penghargaan KLA di Surabaya, menyatakan, Pemerintah Kabupaten Gorontalo terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pemenuhan hak-hak anak. Anak, kata dia, merupakan investasi yang berharga yang perlu dijaga.

 

Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo foto bersama Ketua TP. PKK Kabupaten Gorontalo dan jajaran Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Gorontalo usai menerima penghargaan KLA Madya Tahun 2018 di Surabaya (Selasa) 24/7.

 

“Anak adalah investasi paling berharga maka harus diberikan hak-haknya,” ungkapnya setelah menerima penghargaan KLA di Dyanra Convention Center, Selasa.

Selama ini Pemkab Gorontalo memang telah beberapa kali menerima penghargaan KLA, yakni pada tahun 2012, tahun 2013, dan tahun 2015. Namun begitu, berhasil mempertahankan prestasi KLA kategori Madya tahun 2018 ini, Pemerintah Kabupaten Gorontalo tak lantas berpuas diri, Bupati Pomalingo menargetkan daerah ini bisa meraih prestasi yang lebih besar. Sebut saja, KLA kategori Sekolah Ramah Anak (SRA), Puskemas Ramah Anak (PRA), Mesjid Ramah Anak (MRA), Hak Sipil dan Kependudukan (Akta Kelahiran), Polda/Polres Responsif KTA, Pencegahan Pernikahan Dini Terbaik dan Pembina Forum Anak Terbaik.

“Basis penghargaan dibidang perlindungan anak itu kedepan kita targetkan bisa dicapai, tapi tentunya ini butuh kerja keras sehingga harus dikeroyok bersama”, ujar Bupati yang deklarator pembentukan Provinsi Gorontalo itu menegaskan  target pencapaian kategori tertinggi di bidang KLA akan meningkatkan kinerja program perlindungan anak di wilayah Kabupaten Gorontalo. (Jn)

Bagi artikel