Pemkab Gorontalo Inisiatif PSBD Respon Tangani Covid-19

Pemkab Gorontalo akan menerapkan PSBD mulai Mei 2020. (Foto: Istimewa)

LIMBOTO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo menginisiasi kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Desa (PSDB) untuk merespon tegas langkah Pemerintah terhadap penanganan Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) di wilayah ini.

“Dalam kegentingan seperti ini, harus ada inisiatif dari daerah untuk melakukan pencegahan,” ujar Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo, Rabu (29/04), di Limboto.

Ia mengatakan, pihaknya akan segera melahirkan regulasi sehinggan penerapan PSDB memiliki landasan hukum.

Selain itu, Bupati Pomalingo juga menjelaskan pemberlakuan PSDB akan mengandalkan gugus tugas yang ada di desa.

“Di setiap desa, gugus tugasnya tentu mengenal masyarakat setempat, sehingga lebih mudah mengawasinya,” ungkapnya.

Nelson menilai, Pemerintah Desa mempunyai sumber daya berupa anggaran Dana Desa yang bisa menyokong APBD untuk menangani COVID-19.

“Untuk pembiayaan PSBD ini akan menggunakan APBD, dan nanti bisa disokong oleh dana desa,” katanya.

Sebagai mana rencana, Pemkab Gorontalo akan mulai memberlakukan PSDB selama sebulan dan akan dimulai pada awal Mei ini.

Bupati Nelson berharap langkah tersebut akan mendisiplinkan masyarakat dalam beraktifitas selama pandemi Covid-19.

“Rencananya PSBD ini akan dilaksanakan selama satu bulan. Dan minggu pertama bulan Mei, kita akan melakukan uji coba perdana,” ujar Bupati Nelson yang akan segera memantapkan pelaksanaannya di masing-masing kecamatan dan desa. *